Rumah Kelola Sampah Pelni, Bisa Olah Sampah Kapal hingga Rumah Tangga

PT Pelni (Persero) membangun pusat pengelolaan dan pengolahan sampah di Batu Licin, Kalimantan Selatan, untuk menciptakan lingkungan laut yang bersih.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 08 Februari 2019  |  14:49 WIB
Rumah Kelola Sampah Pelni, Bisa Olah Sampah Kapal hingga Rumah Tangga
Rumah Kelola Sampah Pelni Bisa Olah Sampah Kapal hingga Rumah Tangga

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Pelni (Persero) membangun pusat pengelolaan dan pengolahan sampah di Batu Licin, Kalimantan Selatan, untuk menciptakan lingkungan laut yang bersih.

Pengolahan sampah ini diberi nama Rumah Kelola Sampah, suatu rumah produksi dan edukasi pengolahan sampah Pelni yang dikerjakan secara gotong-royong oleh  kelompok masyarakat. 

Direktur Utama Pelni Insan Purwarisya L. Tobing saat meresmikan Rumah Kelola Sampah, Kamis (7/2/2019), mengatakan kehadiran pusat pengelolaan sampah sangat diperlukan untuk mengolah sampah dari masyarakat, juga dari kapal Pelni yang singgah di Batu Licin.

"Ini untuk mendukung program Pelni peduli lingkungan sekaligus pemberdayaan dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat untuk mengelola sampah menjadi berbagai jenis produk bernilai jual serta juga sebagai sarana edukasi sekolah sampah," katanya dalam siaran pers, diterima Jumat (8/2/2019).

Pelni tidak hanya membina masyarakat dalam pengelolaan sampah di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, melainkan juga melakukan revitalisasi terumbu karang di Kepulauan Seribu, DKI Jakarta dan Pulau Bangka, Sulawesi Utara.

Dalam dua tahun terakhir, Pelni telah melakukan program kemitraan dan bina lingkungan (PKBL) di beberapa wilayah di Indonesia dengan nilai penyaluran Rp8,3 miliar.

Perinciannya, program kemitraan (PK) dalam bentuk pinjaman lunak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat Rp3,1 miliar pada 2017 dan Rp2,9 miliar pada 2018.

Selanjutnya, penyaluran program bina lingkungan (BL) yang merupakan bantuan murni perusahaan untuk perbaikan lingkungan dan masyarakat serta bantuan lainnya yang dikemas dalam BUMN Hadir Untuk Negeri dengan nilai Rp814 juta pada 2017 dan Rp1,5 miliar pada 2018.

Adapun program corporate social responsibility (CSR) pada 2017 terealisasi Rp500 juta dan pada 2018 senilai Rp750 juta.

Pelaksanaan program CSR meliputi bidang pendidikan dengan meningkatkan mutu pendidik madrasah di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, pembuatan taman bacaan di Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau, serta program keselamatan pelayaran berupa pembagian 2.000 life jacket kepada pelaku pelayaran rakyat (Pelra) di enam kota yang meliputi Makassar, Manado, Ambon, Surabaya, Balikpapan, dan Kupang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sampah, pelni

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top