Infrastruktur Jadi Prioritas, Investasi Sektor Transportasi dan Logistik Bersinar

Peningkatan realisasi investasi di sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar 58,6% sebesar 2018 karena pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 03 Februari 2019  |  13:46 WIB
Infrastruktur Jadi Prioritas, Investasi Sektor Transportasi dan Logistik Bersinar
Sejumlah kendaraan melaju saat hari pertama pengoperasian jalan tol Bakauheni-Terbanggibesar di Kota Baru, Jati Agung, Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (22/12/2018). - ANTARA/Ardiansyah

Bisnis.com, JAKARTA -- Peningkatan realisasi investasi di sektor transportasi, gudang, dan telekomunikasi sebesar 58,6% pada 2018 dinilai karena pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus pemerintah.

Direktur Eksekutif Core Indonesia Mohammad Faisal menuturkan sektor tersebut masuk ke dalam investasi sektor tersier.  "Terjadi peningkatan dalam beberapa tahun terakhir sejalan dengan maraknya pembangunan infrastruktur yang jadi prioritas," ungkapnya kepada Bisnis, akhir pekan lalu.

Setiap pertumbuhan investasi disebut sangat dipengaruhi arah kebijakan pemerintah dan ketika pemerintah menaruh prioritas pembangunan, sektor tersebut menjadi salah satu yang turut tumbuh.

Sepanjang infrastruktur masih menjadi prioritas pemerintah, Faisal menilai investasi di sektor-sektor tersier yang terkait infrastruktur tersebut akan terus mengalami peningkatan.

"Sektor infrastruktur ini sebenarnya adalah sektor penunjang bagi pertumbuhan sektor-sektor prioritas. Menurut saya, semestinya diarahkan untuk meningkatkan daya saing sektor-sektor prioritas, khususnya yang dapat diperdagangkan terutama manufaktur dan pertanian," terangnya.

Pemerintah disarankan untuk menindaklanjuti investasi pembangunan infrastruktur dan mengintegrasikannya dengan pembangunan sektor-sektor prioritas untuk mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan. 

"Ke depan, semestinya investasi manufaktur yang selama beberapa tahun terakhir kontraktif dapat kembali tumbuh positif. Bahkan, semestinya tumbuh paling cepat dibanding sektor-sektor lain. Begitu pula investasi ke sektor pertanian, perlu akselerasi," ungkap Faisal.

Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebutkan realisasi investasi sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi tumbuh 58,6% secara year-on-year (yoy) menjadi Rp94,9 triliun pada 2018, dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang senilai Rp59,8 triliun.

Pertumbuhan ini jauh berbeda dengan realisasi investasi secara keseluruhan pada 2018, yang hanya meningkat 4,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menjadi Rp721,3 triliun. 

Jika diperinci, PMDN di sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi tercatat mencapai Rp58,73 triliun atau meningkat 70,38% secara yoy, dari sebelumnya Rp34,47 triliun. Sementara itu, PMA naik 59,78% dari yang hanya US$1,89 miliar menjadi Rp3,02 miliar pada 2018.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
investasi, transportasi

Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top