Kaskus Makin Gencar Berinvestasi

PT Darta Media Indonesia atau lebih dikenal dengan Kaskus Networks semakin gencar melakukan pengembangan bisnisnya dengan melakukan berbagai investasi strategis di berbagai perusahaan.
Dhiany Nadya Utami | 24 November 2018 02:00 WIB
Ilustrasi - Kaskus.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Darta Media Indonesia atau lebih dikenal dengan Kaskus Networks semakin gencar melakukan pengembangan bisnisnya dengan melakukan berbagai investasi strategis di berbagai perusahaan.

CEO Kaskus Networks Edi Taslim mengatakan tengah membidik 4 perusahaan rintisan luar negeri. Namun, menurut Edi sejauh ini mereka baru melakukan investasi pada satu startup berbasis negeri yang bergerak di pengembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang namanya belum bersedia dipublikasikan.

Kaskus juga semakin giat melakukan injeksi pada perusahaan dalam negeri. Pekan lalu mereka mengumumkan investasi strategis pada KontrakHukum.com, platform digital pertama di Indonesia yang menyediakan jasa hukum.

Sebelumnya, awal bulan lalu Kaskus menyuntikkan dana pada perusahaan teknologi yang memiliki spesialisasi dalam Natural Language Processors (NLP) berbahasa Indonesia bernama Prosa.ai.

Edi menuturkan sebagai perusahaan yang berangkat dari platform komunitas daring, Kaskus mengutamakan investasi yang dapat memperkaya dan memperkuat komunitas. 

“Misalnya teknologi Prosa.ai diharapkan bisa mengatasi hoax di forum sehingga memberikan konten - konten informatif dan edukatif kepada komunitas. Sementara KontrakHukum.com diharapkan bisa mengedukasi komunitas bisnis dan content creator,” tuturnya kepada Bisnis baru-baru ini.

Terlebih, Edi menyebut investasi ini sejalan dengan rencana pengembangan bisnis Kaskus. Rencananya Kaskus masih akan menaruh investasi strategis di berbagai perusahaan lokal baik di bidang AI, konten, maupun solusi, dan teknologi media.

 Adapun saat ini Kaskus memiliki investor induk yakni GND Venture yang merupakan anak usaha Grup Djarum yang bergerak di bidang investasi bisnis digital.

Di sisi lain, Kaskus juga terus mengembangkan bisnis utamanya dengan merilis berbagai platform anyar seperti Kaskus TV dan Kaskus Podcast sambil tetap mempertahankan konsep platform hibrida yang menggabungkan konten yang berasal dari pengguna (user generated content) dan konten asli yang diproduksi Kaskus (original content).

Edi menekankan Kaskus saat ini memang ingin melengkapi jaringan mereka dengan berbagai platform seperti video dan audio. Apalagi data mereka juga menunjukkan konten video dan audio kini lebih diminati dibandingkan dengan format lainnya.

“Hingga tahun depan, kami akan fokus dalam memperkaya dan memperkuat konten dari produk - produk kami yakni Kaskus Forum, Kaskus TV, dan Kaskus Podcast baik konten asli Kaskuser, original program Kaskus ataupun kerjasama strategis yang dilakukan dengan content creator lainnya,” tutur Edi.

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kaskus, info media digital

Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top