Kementerian Perdagangan Selenggarakan Seminar Di Busan, Korea Selatan

Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perdagangan secara aktif mengenalkan bisnis waralaba.
Mia Chitra Dinisari | 20 November 2018 10:08 WIB
Kementrian Perdagangan Selenggarakan Seminar Di Busan, Korea Selatan - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -  Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Perdagangan secara aktif mengenalkan bisnis waralaba.

Tidak terbatas hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri kepada Diaspora dan Pekerja Migran Indonesia termasuk pelajar.

Melalui Program pendampingan waralaba nasional. Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementrian Perdagangan, bekerja sama dengan (Indonesia Trade Promotion Center) ITPC Busan, Persatuan Pelajar Indonesia Korea (PERPIKA), dengan dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul, Korea Selatan, menyelenggarakan Seminar Kewirausahaan pada hari Minggu, 18 November 2018, di Di Dong-A University, Busan.

Penyelenggaraan seminar bertujuan untuk memberikan pembekalan serta menumbuhkan jiwa keweirausahaan Diaspora dan Pekerja Migran termasuk Pelajar Indonesia yang berjumlah 35.269 orang hingga pertengahan tahun ini.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Korea Selatan, Umar Hadi, menyambut baik inisiasi Kementerian Perdagangan terkait penyelenggaraan Seminar tersebut.

Dalam sambutannya Umar Hadi berpesan kepada pekerja maupun pelajar Indonesia agar yakin bahwa ”masa depan Indonesia cemerlang”, beliau mengatakan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat baik, mengingat sedemikian besarnya pasar domestik yang kita miliki.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Tjahya Widayanti mengatakan, menyampaikan pertumbuhan waralaba di Indonesia berkembang dengan pesat, terdapat 555 merek usaha waralaba dan yang berpotensi diwaralabakan dengan jumlah gerai 45.000 di Indonesia.

Dirjen PDN meyakinkan bahwa dengan sistem waralaba semua orang dapat memulai bisnis dengan risiko minimal dengan belum cukupnya pengalaman, juga talenta yang dimiliki dalam berbisnis. Bisnis Waralaba juga dapat mengangkat nilai produk dalam negeri dalam bentuk kerjasama bisnis tersebut.

Pengenalan bisnis waralaba nasional di Korea Selatan, Ditjen PDN, Kementerian Perdagangan menggandeng tiga merek waralaba yaitu kebab Baba Rafi, Bakso Alek dan Bambu Spa.

Sampai dengan berakhirnya penyelenggaraan Seminar, antusias peserta untuk menjalin kerjasama waralaba cukup tinggi, dari surat minat kerjasama yang ditandatangani calon mitra waralaba tercatat dengan total nilai US$1,245 miliar untuk tiga waralaba Indonesia.

Minat kerjasama tersebut diharapkan dapat meningkatkan daya saing merek-merek waralaba Indonesia di luar negeri yang selama ini telah sukses merambah pasar luar negeri, seperti Alfamart dengan 174 gerai di Philippina, , J.Co Dunuts & Coffee di 4 negara, juga Baba Rafi dengan 60 gerai yang tersebar di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Philippina, Srilanka, Bangladesh, China dan Belanda.



Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
waralaba, kemendag

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top