Insiden di Viaduk Surabaya, Kemenhub Akan Memberikan Santunan

Kementerian Perhubungan akan memberikan santunan kepada korban meninggal dan terluka atas insiden di Viaduk – jembatan kereta api di atas – Jl. Pahlawan, Surabaya, pada Jumat (9/11/2018) malam.
Yudi Supriyanto | 10 November 2018 11:14 WIB

Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Perhubungan akan memberikan santunan kepada korban meninggal dan terluka atas insiden di Viaduk – jembatan kereta api di atas – Jl. Pahlawan, Surabaya, pada Jumat (9/11/2018) malam.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Zulfikri menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa mendalam atas kejadian tersebut. 

"Ini adalah musibah yang tidak diinginkan siapa pun. Apalagi, kejadian nahas tersebut terjadi saat warga masyarakat bersuka cita menyambut peringatan Hari Pahlawan 2018. Atas nama pemerintah, saya menyampaikan duka cita yang mendalam atas kejadian ini," ungkap Zulfikri dalam siaran pers yang diterima Bisnis pada Minggu (10/11/2018). 

Dia menuturkan, dirinya berharap insiden serupa tidak lagi terjadi, dan tidak ingin berspekulasi serta menyalahkan pihak tertentu atas tragedi tersebut. Akan tetapi, dia menegaskan Viaduk rel kereta api bukan tempat untuk menonton pertunjukkan. 

Kementerian Perhubungan menyerahkan proses investigasi sepenuhnya kepada Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya.

Menurutnya, masinis telah membunyikan semboyan 35 sebagai bentuk peringatan ke masyarakat jika melihat video detik-detik kecelakaan yang tersebar berantai. Tidak hanya itu, kereta api pun terlihat melintas dengan kecepatan rendah. 

Untuk diketahui, pagelaran teater Surabaya Membara sendiri adalah tontonan rutin setiap tahun untuk warga Surabaya untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November. Pertunjukan tersebut menceritakan perjuangan "Arek-Arek Suroboyo" melawan penjajah. 

Lokasi digelar di sekitar Monumen Tugu Pahlawan di Jalan Pahlawan Surabaya yang notabene merupakan pusat pertempuran 10 November.

Tag : kemenhub
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top