Begini Cara Lintasarta & UGM Pacu Perkembangan Startup Lokal

PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengembangan kreativitas berbasis teknologi lewat program Innovative Academy Appcelerate.
Sholahuddin Al Ayyubi | 10 November 2018 00:10 WIB
Kegiatan Innovative Academy Appcelerate - UGM.ac.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam pengembangan kreativitas berbasis teknologi lewat program Innovative Academy Appcelerate.

Appcelerate Program Director, Ryo Naldho, meyakini program tersebut dapat mendorong seluruh peserta yang terdiri mahasiswa, dosen, dan alumni untuk turut menjadi wirausahawan muda atau technopreneur.

Dia juga mengungkapkan program yang berlangsung selama 6 bulan itu telah dimulai sebelumnya dengan kegiatan Energizing Startuo Industry Parallel Session, dan terakhir Startup Pitching yang dilaksanakan pada Minggu (5/11/2018) di Innovative Hub UGM.

"Program Appcelerate ini kami gelar juga di Bandung dan Surabaya, tapi saya menilai UGM yang punya keseriusan yang cukup besar untuk menangani pengembangan usaha dan inkubasi sehingga startup yang ada pun terlihat sudah benar-benar dipersiapkan dengan matang,” tuturnya pada Jumat (9/11/2018).

Menurutnya, dari 17 startup berprestasi, ada 10 startup yang berhasil dijaring untuk mengikuti tahap berikutnya. Dia memastikan pihaknya akan terus mendorong 10 startup tersebut agar tumbuh dengan cara memberikan bantuan dana kepada para startup untuk mengembangkan gagasannya. 

"Jadi, dari 17 startup yang telah presentasi, kami memutuskan bahwa yang lolos adalah 10 startup, dan sesuai dengan janji kami akan terus membantu untuk membuat startup ini bisa tumbuh, dan memberikan modal pengembangan usaha startup,” paparnya.

Selain mendapatkan pendanaan, ke-10 tim itu akan mengikuti program inkubasi dan akselerasi yang melibatkan para mentor dari Lintasarta, Industri Expert seperti RPX, Jenius, Asuransi Tugu Mandiri, Kominfo Samarinda, dan UGM.

Berikut 10 startup yang berhasil lolos:

  1. Bantu Ternak, startup teknologi finansial di bidang peternakan dengan keuntungan syariah
  2. Mechlab, bergerak sebagai penyedia manufaktur dan training custom mekatronika
  3. Lunaz, cloud-based invoicing
  4. Eksporia, menyediakan tenaga marketer dalam multi-sided platform
  5. Lancong, sebagai startup smart trip planner
  6. Siab, pionir smart filtration dengan teknologi IoT
  7. Maja Technology, smart Energy startup menggunakan teknolgi IoT
  8. Calty Farm, bergerak dalam bidang IoT sapi peternak
  9. IoTanam, hydrophonic-based Internet of things startup
  10. Sehat Enak, startup yang berfokus pada platform kesehatan. 
Tag : ugm, lintasarta, StartUp
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top