Wisatawan Milenial Jadi Pasar Menjanjikan untuk Pariwisata Indonesia

Segmen milenial digadang-gadang menjadi pasar yang sangat menjanjikan bagi pariwisata Indonesia lantaran jumlahnya yang terus meningkat dengan prediksi mencapai 300 juta orang secara global pada 2020.
Ni Putu Eka Wiratmini | 08 November 2018 12:21 WIB
Wisatawan mengabadikan matahari tenggelam di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (12/10/2018). - ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Bisnis.com, DENPASAR -- Segmen milenial digadang-gadang menjadi pasar yang sangat menjanjikan bagi pariwisata Indonesia lantaran jumlahnya yang terus meningkat dengan prediksi mencapai 300 juta orang secara global pada 2020.
 
Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata (Kemenpar) Prof. I Gde Pitana mengatakan kondisi ini didukung dengan meningkatnya jumlah generasi milenial di Asia. Pada 2030, diprediksi 57% penduduk Asia merupakan generasi milenial berusia 15-35 tahun.

Pada saat yang sama, generasi milenial di Indonesia diperkirakan mencapai 82 juta orang dan menempati urutan kedua terbanyak di Asia. Prediksi jumlah generasi milenial nomor satu ditempati China dengan 333 juta orang.
 
“Ini akan menjadi pasar yang besar bagi kita,” paparnya, Kamis (8/11/2018).
 
Pitana menuturkan kehadiran generasi milenial sangat menguntungkan karena akan semakin menjual destinasi di Indonesia. Karakteristik generasi milenial yang sangat mencari experience atau pengalaman akan membuat mereka tidak hanya mendatangi destinasi yang sudah terkenal, tapi juga objek wisata baru lainnya.
 
Apalagi, Kemenpar mencatat Indonesia memiliki 222 atraksi yang layak dikembangkan. Namun, hingga saat ini baru 25 atraksi wisata yang telah berkembang dan salah  satunya adalah Bali.
 
“Dengan adanya pasar baru [segmen milenial], kita bisa mengembangkan produk baru,” tambahnya. 
 

Tag : pariwisata, generasi milenial
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top