Basarnas Kumpulkan 8 Kantong Jenazah Lagi

Lion Air Group melaporkan Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengumpulkan kembali delapan kantong jenazah korban insiden kecelakaan pesawat PK-LQP, sehingga jumlah menjadi 73 kantong, hingga kemarin malam.
Rio Sandy Pradana | 03 November 2018 12:42 WIB
Petugas cargo dibantu anggota TNI membawa peti Jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 Chandra Kirana saat tiba diterminal cargo Bandara Sultan Mahmud Baddarudin (SMB) II Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (3/11/2018). Chandra Kirana merupakan warga Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan yang menjadi salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) yang lalu. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Lion Air Group melaporkan Badan SAR Nasional (Basarnas) telah mengumpulkan kembali delapan kantong jenazah korban insiden kecelakaan pesawat PK-LQP, sehingga jumlah menjadi 73 kantong, hingga kemarin malam.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang M. Prihantoro mengatakan perinciannya, pada 1 November 2018 ada sembilan kantong, 31 Oktober 2018 ada delapan kantong, 30 Oktober 2018 ada 24 kantong, dan 29 Oktober 2018 ada 24 kantong.

"Delapan kantong tersebut telah dibawa dan diserahkan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk proses identifikasi," kata Danang dalam siaran pers, Sabtu (3/11/2018).

Proses identifikasi (Disaster Victim Identification/DVI) yang berada di RS Polri akan terus dilanjutkan bersama pihak keluarga penumpang dan awak pesawat.

Lion Air hingga saat ini tetap melakukan pendampingan kepada keluarga (family assistant)pada setiap posko JT-610. Beberapa manajemen Lion Air hari ini juga tetap berada di posko Cawang, posko RS Polri, Jakarta Timur dan Tanjung Priok, Jakarta Utara guna memberikan dukungan moril kepada keluarga penumpang, kru serta tim evakuasi.

Upaya pencarian seluruh penumpang, kru dan pesawat JT-610 yang mengalami kecelakaan pada (29/10) di perairan Karawang, Jawa Barat terus dilakukan.
 
 

Tag : lion air, lion air jatuh
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top