Kemenhub Susun License Plane Bareng Boeing

Kementerian Perhubungan akan menyusun license plane bersama dengan pihak Boeing sembari menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait dengan insiden pesawat Lion Air JT-610 registrasi PK-LQP.
Rio Sandy Pradana | 02 November 2018 22:20 WIB
Boeing 777. - Salt

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Perhubungan akan menyusun license plane bersama dengan pihak Boeing sembari menunggu hasil investigasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait dengan insiden pesawat Lion Air JT-610 registrasi PK-LQP.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Avirianto mengatakan telah bertemu pihak representatif Boeing bersama dengan Plt. Direktur Teknik Lion Air pagi ini.

"Mereka datang ke kantor kami mendiskusikan tentang kondisi terakhir. Kami akan memberikan suatu license plane sambil menunggu hasil dari KNKT," kata Avirianto, Jumat (2/11/2018).

Pihaknya juga mendiskusikan soal beberapa poin dalam buku manual pesawat maupun pengoperasiannya. Hasil diskusi tersebut akan dilengkapi dengan hasil investigasi dari KNKT.Kementerian Perhubungan tidak menutup kemungkinan akan memberikan sanksi larangan terbang (gorunded) bagi pesawat Boeing 737-8 Max jika dalam beberapa hari ke depan masih ditemukan permasalahan yang signifikan.

Pihaknya masih melakukan pemeriksaan khusus terhadap 11 unit pesawat tersebut yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia dan Lion Air. Walaupun sudah dilakukan inspeksi, tetap akan dimonitor dari hari ke hari.

Pemeriksaan yang dilaksanakan mencakup repetitive problems, pelaksanaan troubleshooting, kesesuaian antara prosedur dan pelaksanaan aspek kelaikudaraan, kelengkapan peralatan, maupun laporan yang masuk dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.

Tag : kemenhub, boeing
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top