Rudiantara Targetkan Cetak 20.000 Talenta Digital Baru

Peningkatan kualitas SDM khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu fokus Kominfo.
Syaiful Millah | 25 Oktober 2018 09:05 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara memberikan materi di sela-sela pembukaan International Conference on Science, Management and Engineering 2018 di Jakarta, Senin (22/10/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Pengembangan Sumber Daya Manusia menjadi salah satu isu yang paling sering dibincangkan dalam kaitannya dengan proses digitalisasi dan adopsi teknologi.

Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengatakan bahwa isu tersebut tidak hanya terjadi di Indonesia atau negara-negara berkembang saja, tetapi hampir dialami oleh semua negara di dunia.

“Saya sering menghadiri forum teknologi informasi di berbagai negara dan talent selalu menjadi topik yang disunggung, bagaimana caranya menyiapkan sumber daya manusia yang siap dengan berbagai kemajuan teknologi,” katanya, Rabu (24/10/2018).

Rudiantara menilai pengembangan SDM di Indonesia memang masih tertinggal dibandingkan dengan perkembangan teknologinya sendiri. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM khususnya di bidang teknologi informasi dan komunikasi menjadi salah satu fokus Kominfo.

Pada September lalu, Kominfo menganggarkan Rp38 miliar untuk melatih potensi anak bangsa dan mencetak teknisi andal di bidang teknologi yang diharapkan akan mempercepat proses digitalisasi dan industri 4.0 di Indonesia.

Secara lebih spesifik, anggaran tersebut akan digunakan untuk memberi pelatihan bagi calon teknisi mengenai teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (artificial intellegence), komputasi awan (cloud computing), dan internet of things.

Dia juga menyebutkan bahwa hingga saat ini pihaknya sudah menjalankan seleksi peserta yang akan diberikan pelatihan teknologi dan telah menerima 1.000 peserta. Jumlah tersebut telah disaring dari 40.000 peserta yang mendaftar.

“Jadi nanti peserta yang sudah lulus seleksi akan diberi training selama 2 bulan, dan mereka fokus dibekali materi spesifik tentang teknologi yang sedang berkembang sekarang,” ujarnya.

Rudiantara menargetkan untuk mencetak 20.000 talent digital pada 2019 mendatang yang siap diterjunkan langsung sebagai teknisi di bidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Setelah lulus dari pelatihan, peserta bisa gabung dengan startup atau berbagai perusahaan di bagian sistem yang sesuai dengan kemampuan mereka. Ini akan mempercepat revolusi industri 4.0.” katanya.

Tag : ekonomi digital
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top