PUPR Pastikan Bendungan Sei Gong Batam Segera Rampung & Digenangi Akhir Tahun

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan bahwa proyek Bendungan Sei Gong di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau rampung dalam waktu dekat sehingga penggenangan air dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini.
Zufrizal | 25 Oktober 2018 10:29 WIB
Pekerja mengoperasikan alat berat dan truk untuk meratakan dan memindahkan tanah pada proyek pembangunan Bendungan Sei Gong di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (2/3/2018). - JIBI/Zufrizal

Bisnis.com, BATAM - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat memastikan bahwa proyek Bendungan Sei Gong di Pulau Batam, Provinsi Kepulauan Riau rampung dalam waktu dekat sehingga penggenangan air dapat dilaksanakan pada akhir tahun ini.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa progres proyek tersebut sampai dengan saat sudah mendekati tahap akhir.

"Bendungan Sei Gong tahun ini selesai dan siap diairi. Tinggal sedikit masalah pembebasan lahan," ujarnya seusai membuka seminar nasional Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan 2018 dengan tema Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan, Rabu (24/10/2018) malam.

Acara seminar tersebut berlangsung 24--26 Oktober. Sedikitnya 100 makalah akan dibahas dalam seminar tersebut dan dibagi menjadi beberapa sesi.
Basuki mengatakan bahwa Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun sangat membantu dalam menuntaskan masalah pembebasan lahan proyek Bendungan Sei Gong cukup sehingga penyelesaian proyek tersebut bisa tepat waktu.

"Pak Gubernur sangat aktif dalam membebaskan lahan. Kami pun sudah menitipkan uang konsinyasi ke pengadilan," papar Menteri PUPR yang didampingi Gubernur Kepri.

Berdasarkan catatan Bisnis.com, saat ini Batam telah memiliki delapan bendungan yang menyuplai air baku. Karena tidak adanya kandungan air tanah di Kota Batam, keberadaan bendungan sangat vital.

Sejak 2016 ketersediaan air baku di delapan bendungan itu tidak mencukupi kebutuhan sehingga terjadi defisit 371 liter per detik dan akan bertambah mencapai 1.597 liter per detik pada 2020.

Oleh karena itu, keberadaan Bendungan Sei Gong yang berkapasitas 400 liter per detik dapat menutup defisit saat ini. Bendungan senilai Rp238 miliar ini memiliki luas genangan 355 hektare dengan volume tampung 11,80 juta meter kubik.

Tag : Kementerian PUPR
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top