Kemenhub Targetkan Bisa Layani 1,2 Juta Penumpang KA di Jabotabek & Banten

Kementerian Perhubungan menargetkan mampu melayani 1,2 juta penumpang kereta api pada 2019 seiring dengan sejumlah stasiun yang dimodernisasi di area Jabotabek dan Banten.
Rio Sandy Pradana | 23 Oktober 2018 01:33 WIB
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan menargetkan mampu melayani 1,2 juta penumpang kereta api pada 2019 seiring dengan sejumlah stasiun yang dimodernisasi di area Jabotabek dan Banten.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan dengan telah selesai dibangun dan dioperasikan beberapa stasiun modernisasi tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai fasilitas yang diberikan.

Enam stasiun modernisasi terdiri atas Stasiun Klender, Stasiun Buaran, Stasiun Klender Baru, Stasiun Cakung, dan Stasiun Kranji pada lintas Manggarai – Bekasi, serta 1 stasiun baru di lintas Tanahabang – Rangkasbitung, yaitu Stasiun Citeras.

"Kami berharap animo masyarakat untuk memilih kereta api ketika melakukan perjalanan akan terus meningkat, sehingga target penumpang yang terlayani KRL pada 2019 sebesar 1,2 Juta penumpang dapat terealisasi," kata Zulfikri, Senin (22/10/2018).

Dia menjelaskan stasiun modern dibangun dengan konsep eco green, bangunan tersebut diklaim lebih hemat dalam penggunaan listrik, karena penggunaan fasilitas pendingin udara pada stasiun-stasiun tersebut dibatasi.

Stasiun yang ada dibangun dua lantai serta dilengkapi dengan fasilitas lift dan eskalator untuk mengakomodir masyarakat yang berkebutuhan khusus, seperti lansia, difabel, ibu dalam kondisi hamil maupun anak-anak. Selain itu, stasiun juga diperlengkapi dengan ruang menyusui, musala, ruang kesehatan dan toilet yang modern.

Pemerintah juga telah memperpanjang peron-peron yang ada di masing-masing stasiun modern tersebut guna mengakomodir rangkaian panjang KRL (12 kereta). Perpanjangan peron ini juga dilakukan untuk mengakomodir lonjakan penumpang KA karena pertumbuhan perumahan baru yang berada di sepanjang jalur KA.

Tag : kereta api
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top