Jawa Timur Dukung Optimalisasi Kapal Ro-ro Demi Pangkas Ongkos Logistik

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung langkah Kementerian Perhubungan yang akan melakukan optimalisasi kapal roll on roll off (ro-ro) untuk angkutan barang menuju Jakarta dan Indonesia bagian timur.
Rio Sandy Pradana | 21 Oktober 2018 15:58 WIB
Gubernur Jawa Timur Sukarwo atau biasa disapa Pakde Karwo - Antara

Bisnis.com, SURABAYA--Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendukung langkah Kementerian Perhubungan yang akan melakukan optimalisasi kapal roll on roll off (ro-ro) untuk angkutan barang menuju Jakarta dan Indonesia bagian timur.

Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan dengan pelabuhan yang dimiliki, wilayah tersebut mampu memberikan banyak pilihan untuk menemukan efektivitas biaya logistik. Menurutnya, pengangkutan barang melalui laut bisa lebih efisien dibandingkan dengan via darat.

"Ini penugasan yang pas buat Jatim karena kami ingin kebijakan Menhub bisa memperluas peran daerah terhadap perekonomian nasional. Kalau bisa dihitung secara efisien, distribusi lancar, perekonomian jalan, ini kesempatan yang bagus," kata Soekarwo, Sabtu (20/10/2018).

Selain di Surabaya, dia menambahkan pelabuhan juga tersebar di Gresik, Lamongan, Pasuruan, Situbondo, bahkan hingga di Trenggalek.
 
Dia juga menyebutkan rute kapal ro-ro dari Surabaya menuju ke Lembar bisa dilakukan tanpa melewati Bali, misalnya lewat Panarukan. Terlebih, saat ini proses bongkar muat barang untuk truk kontiner sudah tidak memungkinkan dilakukan di Bali, karena berisiko menggangu pariwisata.

Kemenhub berencana melakukan optimalisasi rute kapal ro-ro pada rute Surabaya menuju Jakarta atau bagian timur seperti Lembar, Lombok, dan Sumbawa guna menciptakan biaya logistik yang efisien.

Kemenhub telah meminta asosiasi pengusaha pelayaran dan Dinas Perhubungan Jatim untuk bersama melakukan klasifikasi struktur biaya. Diharapkan terdapat biaya-biaya tertentu yang bisa diatur sedemikian rupa agar efisien.

Tag : biaya logistik
Editor : Hendra Wibawa

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top