Agar Daya Saing Meningkat, Pemerintah Harus Tingkatkan Layanan Perizinan

Pemerintah diminta lebih memfokuskan diri pada peningkatan layanan bagi investasi daripada berfokus memperbaiki ranking dalam indeks daya saing global (The Global Competitiveness Report).
Anggara Pernando | 18 Oktober 2018 17:50 WIB
Pekerja merakit Mitsubishi Pajero, di pabrik baru PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia, di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (25/4). - REUTERS/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah diminta lebih memfokuskan diri pada peningkatan layanan bagi investasi daripada berfokus memperbaiki ranking dalam indeks daya saing global (The Global Competitiveness Report).

Sanny Iskandar, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menuturkan dibutuhkan upaya meningkatkan kepercayaan investor agar bersedia meletakan investasinya di dalam negeri. Untuk itu pemerintah harus konsisten melakukan perbaikan daya saing terus menerus. Dengan perbaikan yang konsisten persepsi dunia usaha dan indeks daya saing nasional akan membaik dengan otomatis.

"Peringkat sifatnya dinamis. Dapat berubah setiap saat," kata Sanny, Kamis (18/10/2018).

Dia menuturkan terdapat dua hal utama yang mendesak harus diperbaiki agar investasi ke Indonesia datang. Kedua hal ini yakni regulasi yang ringkas dan tepat. Sedangkan satu lagi kebijakan pemerintah yang mendukung pengusaha melakukan investasi tambahan.

"Sehingga akan membentuk persepsi yang positif," katanya.

Dalam kesempatan terpisah dia menyebutkan investor kerap masih enggan menanamkan investasinya seperti wilayah industri ke luar Jawa lantaran perencanaan dan pengembangan infrastruktur serta tata ruang di daerah belum tersusun dengan baik.

“Intinya bukan dorongan insentif fiskal saja, tetapi perlu suatu koordinasi yang memungkinkan perizinan dan infrastruktur di daerah terjamin lebih baik,” ujarnya.

Tag : manufaktur
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top