Triniti Land, Topping Off Proyek KSO dengan Waskita Karya Realty

Apartemen Yukata Suites, garapan Triniti Land dan Waskita Karya Realty, resmi melakukan prosesi penutupan atap atau topping off.
Finna U. Ulfah | 12 Oktober 2018 21:10 WIB
Ilustrasi - Bisnis
Bisnis.com, JAKARTA - Apartemen Yukata Suites, garapan Triniti Land dan Waskita Karya Realty, resmi melakukan prosesi penutupan atap atau topping off.
 
Chief Executive Officer Triniti Land Ishak Chandra mengatakan pembangunan apartemen 35 lantai ini telah mencapai progress pembangunan hingga 70,14% dan akan segera selesai.
 
"Prosesi topping off ini sekaligus menjadi bukti komitmen kami kepada konsumen Yukata Suites. Kami memastikan para konsumen akan menerima unit apartemen tepat waktu, yakni pada Desember 2019,” ujar Ishak dikuitp dari keterangan resmi yang diterima Bisnis, Jumat (12/10/2018).
 
Apartemen Yukata Suites merupakan proyek kerjasama operasi (KSO) bersama dengan PT Waskita Karya Realty, anak usaha PT Waskita Karya Tbk, dengan komposisi kepemilikan saham sebesar 51% oleh Waskita Karya Realty dan Triniti Land sebanyak 49%.
 
Proyek pengembangan Apartemen Yukata Suites merupakan proyek kali kedua Triniti Land bekerja sama dengan Waskita Karya yang sebelumnya telah bekerja sama mengembangkan proyek Brooklyn Apartment.
 
Yukata Suites berlokasi tepat berada di sebelah Brooklyn Apartment yang berada di tengah beberapa pusat perbelanjaan seperti Living World, Mall @Alam Sutera dan IKEA, dan sekolah bertaraf internasioanal seperti St. Laurensia School dan Binus University.
 
Ishak mengatakan Yukata Suites kini telah berhasil mengantongi angka penjualan sebanyak 90% dengan nilai gross development value proyek sebesar Rp900 miliar.
 
Yukata Suites dibangun di lahan seluas 5000 meter persegi yang terdiri atas dua tipe unit, yaitu tipe dua kamar dan tipe tiga kamar. 
 
Semenetara itu, Vice President Triniti Land Bong Chandra mengatakan proyek apartemen Yukata Suites memberikan kesempatan bagi warga negara asing (WNA) agar bisa memiliki properti sesuai dengan kebijakan pemerintah Indonesia yang memberi ruang kepemilikan properti. 
 
“Kami menargetkan pasar yang spesifik, terutama ekspatriat Jepang. Namun, kesempatan ini tetap terbuka bagi konsumen dalam negeri,” papar Bong Chandra.
Tag : apartemen
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top