BlackBerry Bermitra dengan Android dan PLDT Enterprise 

BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB)  mengumumkan perluasan kemitraannya dengan Android dan PLDT Enterprise melalui Smart Communications Inc. 
Mia Chitra Dinisari | 10 Oktober 2018 13:58 WIB
Blackberry - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB)  mengumumkan perluasan kemitraannya dengan Android dan PLDT Enterprise melalui Smart Communications Inc. 

Kerjasama itu dalam rangka menyediakan solusi cloud aman dan terintegrasi yang mampu melindungi privasi data, memenuhi peraturan yang berlaku, dan mempercepat pelayanan untuk perusahaan taksi online, MiCab. 

Solusi ini menggabungkan kemudahan manajemen dan keamanan tingkat tinggi yang ada pada BlackBerry Unified End-Point Management (UEM) dengan teknologi  fleksibel  yang dapat disesuaikan dari Android Enterprise serta konektivitas jaringan dan perangkat-perangkat yang disediakan oleh Smart.

Amit Mehta, Managing Director BlackBerry South East Asia and India, mengatakan, BlackBerry adalah perusahaan perangkat lunak dan jasa yang memberikan keamanan untuk Enterprise of Things (perusahaan berbasis teknologi mobile) dan menyediakan keamanan super tinggi untuk perusahaan perusahaan hyperconnected seperti MiCab.

"Kami terus memperluas kemitraan kami dalam rangka menyediakan solusi aman bagi pelanggan di berbagai sektor, mulai dari keuangan hingga manufaktur dan pelayanan kesehatan," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Bisnis.com.

MiCab menyediakan tablet dan aplikasi seluler untuk perusahaan taksi lokal di Filipina, sebagian besar beroperasi di Cebu, Davao, Iloilo, dan Metro Manila. Tablet yang dipasang di depan taksi ini menampilkan peta, informasi pengemudi, penumpang, dan rincian tarif yang seluruhnya dikunci oleh Android Enterprise sehingga pengemudi hanya dapat mengakses aplikasi MiCab, yang mana dikelola secara terpusat oleh BlackBerry UEM.

Aplikasi MiCab menghubungkan pengemudi dengan penumpangnya secara real-time sesuai dengan jangkauan serta memunculkan profil penumpang dan pengemudi. MiCab tidak membebankan biaya pemesanan atau kenaikan harga kepada penumpang, melainkanmemonetisasi bisnisnya melalui brand dan perusahaan yang ingin menjangkau user base-nya.

Setelah sukses uji coba, MiCab telah meluncurkan sekitar 12.000 tablet Android berukuran tujuh inci untuk para pengemudinya. Tablet Android ini dilindungi oleh BlackBerry UEM, didukung oleh Smart, dan sepenuhnya terintegrasi dengan Android Enterprise. MiCab berencana untuk meluncurkan hingga 15.000 perangkat tablet Android pada akhir tahun 2018 dan berencana menyediakan solusi untuk mendukung sektor pelayanan kesehatan dan logistik supply-chain.

 Eddie Ybanez, selaku Co-founder dan CEOMiCab mengatakan BlackBerry, Android, dan Smart, menghadirkan layanan terpadu end-to-end dengan menyediakan platform teknologi aman dan berbagai layanan pendukung sehingga kami mampu bertransformasi dalam melaksanakan bisnis dan memberikan yang terbaik bagi pelanggan.

Gerard Kennedy selaku Head of Android Enterprise, APJ, Google mengatakan, Android memberdayakan tenaga kerja yang terhubung dengan perangkat seluler dan dilengkapi dengan berbagai lapisan keamanan, sistem manajemen yang komprehensif, serta berbagai perangkat untuk perusahaan di seluruh Asia dan dunia. 

"Secara global, kami telah bermitra dengan BlackBerry, dan ingin sekali melihat apa yang akan dihasilkan dari kolaborasi Android Enterprise, BlackBerry UEM, dan Smart Philippines dalam memberikan dampak besar bagi perusahaan yang inovatif, baru, dan cepat berkembang seperti MiCab,"  ujarnya.

 

Tag : blackberry
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top