Terminal Penumpang Bandara Palu Beroperasi Sementara

Kementerian Perhubungan memastikan terminal keberangkatan dan kedatangan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, mulai dapat dioperasikan walaupun masih bersifat sementara.
Rio Sandy Pradana | 09 Oktober 2018 12:39 WIB
Prajurit TNI menggendong pengungsi berusia lanjut korban gempa di Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (1/10/2018). - Antara/Irwansyah Putra

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan memastikan terminal keberangkatan dan kedatangan di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Palu, Sulawesi Tengah, mulai dapat dioperasikan walaupun masih bersifat sementara.

Plt. Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub M. Pramintohadi Sukarno mengatakan beberapa fasilitas pendukung dan peralatan yang dihantam gempa bumi pada 28 September lalu mulai bisa berfungsi dan dioperasikan. SDM perbantuan juga telah siap di lokasi.

“Operasional di terminal sudah semakin mendekati normal. Kami juga menugaskan inspektur navigasi, bandara, dan angkutan udara dari kantor pusat untuk men-support di Palu," ungkap Pramintohadi dalam siaran pers pada Selasa (9/10/2018).

Dia menjelaskan fasilitas pendukung seperti toilet, AC, dan satu unit conveyor belt bagasi telah berfungsi. Boarding gate dan security check point (SCP) juga telah direposisi dari sebelumnya di selasar menjadi masuk ke gedung terminal. Sebagian besar CCTV juga telah berfungsi.

Beberapa peralatan seperti genset, solar, baterai, dan sejumlah keperluan pendukung yang dikirim melalui Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah V Makassar juga telah sampai di Palu bersama dengan mobile tower navigasi penerbangan milik AirNav Indonesia.

Saat ini, lanjutnya, untuk mendukung operasional di terminal, terdapat 80 personel aviation security (avsec) yang merupakan bantuan dari Bandara Poso, Luwuk, Ampana, dan Kendari juga dari Angkasa Pura 1 dan 2, selain juga dari personel Avsec Bandara Palu.

"Walaupun operasional terminal ini masih sementara, kami tetap menyelenggarakannya dengan mengacu pada ketentuan keamanan dan keselamatan penerbangan internasional. Kami berharap para penumpang maklum jika terjadi ketidaknyamanan dan tetap mengikuti instruksi petugas," ujarnya.

Tag : Gempa Palu
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top