Teknologi Penambangan Jangan Rusak Ekosistem Laut

Kegiatan penambangan timah di pesisir pantai dari 0 hingga 2 mile diharapkan bisa menggunakan teknologi yang ramah lingkungan supaya tidak merusak ekosistem laut.
Anitana Widya Puspa | 09 Oktober 2018 15:29 WIB
Ilustrasi kilang lepas pantai. - Bloomberg/Tim Rue

Bisnis.com, JAKARTA -  Kegiatan penambangan timah di pesisir pantai dari 0 hingga 2 mile diharapkan bisa menggunakan teknologi yang ramah lingkungan supaya tidak merusak ekosistem laut.

Oleh karenanya kementerian ESDM menjalin kerja sama dengan kementerian Kelautan dan Perikanan. Wakil mentert ESDM, Arcandra meyebut, menteri KKP Susi Pudjiastuti menghendaki agar pertambangan di 0 hingga 2 mile, menggunkana teknologi yang ramah lingkungan.

“Dalam rangka melihat teknologi yang ramah lingkungan kita cek lapangan, ada teknologi yang diterapkan oleh PT Timah, dimana teknologi tersebut ramah lingkungan, tapi baru diterapkan di darat, nanti di laut seperti apa, kita akan lihat hasilnya," ujar Arcandra melalui keterangan resmi Selasa (9/10/2018).

Arcandra mencontohkan PT Timah sedang mengupayakan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan dalam kegiatan pertambangannya, dengan menggunakan borehole mining (BHM) yang hanya mengebor sedikit dalam kegiatan pertambangan. Teknologi ini saat ini masih diterapkan didarat dan untuk yang dilaut sedang dalam proses pengembangan.

Menurutnya Borehole mining (BHM) yang saat ini digunakan PT Timah merupakan kegiatan penambangan dengan menggunakan pola penambangan bawah permukaan dengan teknik penambangan semprot. Teknologi ini telah diterapkan PT Timah di Desa Selinsing, Belitung Timur.

Teknologi itu disebut Tambang Kecil Terintegrasi (TKT). Penambangan dengan metode ini diyakini lebih ramah lingkungan karena melakukan pengeboran minimal dalam kegiatan pertambangannya, tidak seperti kegiatan tambang timah yang selama ini dilakukan melalui pembukaan permukaan tanah yang luas (open pit). Meski diklaim ramah lingkungan teknologi jika dilakukan di darat namun belum teruji jika penambangan dilakukan di laut.

Kegiatan pertambangan, lanjut dia baik yang dilakukan di darat maupun di laut. pada prinsipnya dapat dilakukan selama sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan yang baik (good mining practice), dan sebaliknya, kegiatan pertambangan dimanapun dilakukannya akan dilarang jika tidak sesuai dengan kaidah-kaidah pertambangan yang baik apalagi merusak lingkungan.

Tag : migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top