Gogoprint Kumpulkan Dana US$7,7 Juta dari Investor Online Printing Group

Gogoprint mengumpulkan US$ 7,7 juta (atau sekitar IDR 116 Miliar) pendanaan seri A dari para investor yang dipimpin Online Printing Group.
M. Richard | 09 Oktober 2018 13:44 WIB
Industri percetakan - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- Gogoprint mengumpulkan US$ 7,7 juta (atau sekitar IDR 116 Miliar) pendanaan seri A dari para investor yang dipimpin Online Printing Group.

Co-Founder dan Managing Director Gogoprint David Berghaeuser mengatakan keberhasilan gogoprint akan menjadi bentuk terusan dari pencapaian Online Printing Group (OPG) selama ini.

Dia berharap, pembiayaan ini akan semakin mempercepat roadmap pengembangan produk Gogoprint dan ekspansi regional perusahaannya, yakni ke Australia, Selandia Baru dan Korea Selatan.

"Kami senang mendapat dukungan berkesinambungan dari semua investor yang berbagi visi yang sama dengan kami, yaitu membangun bisnis percetakan online terkemuka di Asia-Pasifik," katanya seperti dikutip dari siaran pers Gogoprint, Senin (9/10/2018).

Adapun, Gogoprint bekerja sama dengan lebih dari 45.000 usaha kecil dan menengah (UKM) dan perusahaan rintisan di seluruh Asia Pasifik. Usahanya adalah memproduksi perlengkapan tulis untuk aktivitas bisnis dan materi promosi seperti kartu nama, flyer, brosur, pena dan flash drive. 

Sementara itu, Gogoprint bekerja dengan sistem algoritma teknologi, yaknibsistem yang ditujukan untuk mencocokan permintaan produksi dengan suplainya.

Proses ini menggunakan perangkat lunak algoritmik eksklusif yang mengelola dan mengakumulasi pesanan klien dan mendistribusikan biaya pencetakan ke ratusan mitra percetakan melalui satu jaringan.

Mengapresiasi Gogoprint, Direktur OPG Kai Hagenbuch mengatakan ekspansi Gogoprint di setiap pasar di kawasan Asia Tenggara sangat penting.

Pasalnya, ada beberapa persahaan perusahaan percetakan online besar, tetapi hanya mampu beroperasi di cakupan wilayah yang kecil.

"Gogoprint telah menemukan formula yang tepat untuk memenangkan lebih banyak pelanggan dengan menciptakan nilai nyata," ujarnya.

Selain itu, pendekatan Gogoprint yang mengutamakan teknologi menjadi solusi bagi masalah utama di industri percetakan, yaitu biaya tetap yang tinggi, serta volume pesanan dari UKM dan startup dengan budget terbatas. 

Sejak diluncurkan pada tahun 2015, Gogoprint kini telah memiliki staf sebanyak 125 orang dan berencana untuk menambah 30 orang lagi dalam tim mereka hingga akhur tahun.

Gogoprint telah mengalami pertumbuhan year-on-year sebesar 200% dalam hal akuisisi pelanggan, menarik lebih dari 45.000 percetakan dengan lebih dari 250 juta produk. 

Klien Gogoprint termasuk Honda, Lazada, Lion Air, Yamaha, Nanyang Technological University Singapore dan Booking.com

Tag : gogoprint
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top