Jerman Makin Yakin untuk Tindak Tegas Facebook

Lembaga pengawas Jerman semakin yakin untuk menindak tegas Facebook tahun ini, kerena platform media sosial tersebut melanggar dominasi pasar terhadap pengumpulan data tanpa izin.
Newswire | 01 Oktober 2018 22:45 WIB
Logo Facebook dalam bentuk 3 dimensi. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Lembaga pengawas Jerman semakin yakin untuk menindak tegas Facebook tahun ini, kerena platform media sosial tersebut melanggar dominasi pasar terhadap pengumpulan data tanpa izin.

"Saat ini kami sedang mengevaluasi pendapat Facebook terhadap pemeriksaan pertama kami, dan saya sangat optimistis kami akan melangkah lebih jauh, tahun ini, apa pun itu," kata Presiden Federal Cartel, Andreas Mundt, dikutip dari Reuters, Senin (1/10/2018). Facebook pekan ini dilanda kasus peretasan yang berdampak pada 50 juta pengguna mereka.

Komisi Perlindungan Data di Irlandia (Ireland DPC) menyatakan, mereka meminta informasi lebih banyak dari perusahaan media sosial tersebut mengenai penyebab dan skala peretasan tersebut, termasuk berapa banyak warga UE yang yang terdampak, seperti diberitakan laman Wall Street Journal.

Eropa tahun ini memberlakukan undang-undang perlindungan data, General Data Protection Regulation (GDPR), beberapa bulan setelah kasus kebocoran data Facebook oleh Cambridge Analytica terungkap.

Dalam aturan GDPR, perusahaan yang tidak bisa menjaga kerahasiaan data pengguna mereka akan dikenakan denda maksimum US$23 dolar, atau 4% dari pendapatan tahunan perusahaan pada tahun sebelumnya.

Facebook, jika terbukti melanggar ketentuan tersebut, akan dikenakan denda maksimum sebesar US$1,63 miliar jika memakai kalkulasi terbesar.

 

Sumber : Antara

Tag : facebook, media sosial
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top