Jakarta Jadi Model Pengaturan Operasional Helikopter

Kementerian Perhubungan akan menjadikan DKI Jakarta sebagai role model dalam mengimplementasikan regulasi penerbangan helikopter untuk kota-kota lain di Indonesia.
Rio Sandy Pradana | 26 September 2018 16:47 WIB
Wisatawan asing turun dari helikopter Air Bali yang ditumpangi di Benoa Heliport Complex, Denpasar, Bali, Sabtu (21/7). Permintaan jasa transportasi helikopter meningkat tajam terutama bagi turis yang akan menuju kawasan wisata lainnya seperti Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan dan Gili Trawangan, akibat berhentinya operasi kapal cepat akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi di wilayah perairan selatan Bali. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan akan menjadikan DKI Jakarta sebagai role model dalam mengimplementasikan regulasi penerbangan helikopter untuk kota-kota lain di Indonesia.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan helikopter memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan alat transportasi lain, yakni lebih fleksibel dari sisi waktu, juga mampu menjangkau area terpencil, dan bisa dioperasikan tanpa menggunakan landasan panjang. Terlebih, alat transportasi ini juga termasuk lebih cepat dan efisien.

"Jakarta memang yang paling penting dulu  karena kemacetan sudah luar biasa, kami akan tunjukan sebagai suatu model. Kalau sudah selesai dengan cara baik dan safety, baru ke kota lain," kata Budi seusai menghadiri Rotary Wing Indonesia Conference, Rabu (26/9/2018).

Dia menambahkan selanjutnya akan dikembangkan implementasi regulasi penerbangan helikopter ke daerah lain seperti intra Jawa, wilayah Kalimantan, hingga pedalaman Papua. Namun, dipastikan terlebih dahulu operasional bakunya bisa memberikan rasa aman.

Pihaknya menuturkan persiapan yang perlu dilakukan adalah mempersiapkan rute khusus yang mengedepankan aspek keselamatan penerbangan. Selain itu, guna menambah utilitas hekikopter juga perlu adanya regulasi terbang malam.

"Kami selaku regulator harus selalu melakukan pemutakhiran regulasi sesuai standar internasional ICAO," ujarnya.

Budi menyebutkan hingga saat ini terdapat 29 perusahaan operator helikopter. Adapun, 12 di antaranya berada di wilayah Jakarta dan provinsi sekitarnya.

Tag : Helikopter
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top