Rumah Murah Juga Perlu Punya Sekolah Hingga Pusat Belanja

Pengembang menilai fasilitas bisa menjadi daya tarik untuk menjual produk properti segmen menengah atas sampai menengah ke bawah.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 26 September 2018 17:07 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Pengembang menilai fasilitas bisa menjadi daya tarik untuk menjual produk properti segmen menengah atas sampai menengah ke bawah.

Komisaris Utama Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk, Vence Rahardjo menyatakan ketika pertama kali perseroan meluncurkan Citra Kebun Mas City di Karawang Timur untuk segmen menengah ke bawah, perseroan sudah mempertimbangkan pentingnya fasilitas untuk penghuni. Adapun fasilitas paling utama adalah rumah sakit, akses pendidikan, dan pusat perbelanjaan.

"Ini bukan hanya perumahan tetapi ini komunitas. Bukan hanya rumah tetapi pendidikan, komunitas agama, juga komersial ekonomi harus terus berkembang disini," ujar Vence di Karawang Timur, Rabu (26/9/2018).

Oleh sebab itu tahun depan kata Vence, Ristia Group mulai melakukan pendekatan ekstra dengan penyedia jasa. Misalnya dengan membangun fasilitas pendidikan dan komunitas keagamaan. "Maka hari ini kami menandatangani kerja sama dengan Al-Azhar membuka sekolah," terangnya.

Vence berpandangan kehadiran fasilitas pendidikan di tempat baru berupa sekolah maka pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

Sementara itu pada hunian segmen menengah ke atas yang sedang dibangun oleh Pikko Group, yakni Signature Park Grande di MT Haryono, Jakarta Selatan, juga tengah melakukan pembebasan lahan untuk menambah fasilitas mall bagi penghuni.

Direktur Marketing Pikko Group, Sicilia Alexander Setiawan menyatakan sedang mempersiapkan pembangunan mal tepat di sebelah apartemen Signature Park Grande.

"Kita masih hitung dan lakukan penjajakan. Kalau mall perlu investor. Mall itu balik modalnya 6 tahun," tutur Sicil.

Adapun konsep besar yang dihendaki oleh Pikko Group adalah lifestyle mall yang banyak berisi tenant food and beverages, atau coworking space. Menurut Sicil, kehadiran ini bisa menjawab kekosongan ritel atau mall di perbatasan Jakarta Timur dan Jakarta Selatan itu.

"Total investasi di Signature Park Grande sudah Rp1 triliun belum termasuk mall. Karena tanahnya kita beli bertahap," sambung Sicil.

Adapun harga hunian di Signature Park Grande berkisar Rp800 juta sampai Rp2 miliar.

Tag : rumah subsidi
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top