BKN Jamin Proses Pendaftaran CPNS 2018 Bakal Lancar

Badan Kepegawaian Negara mengklaim proses pendaftaran calon pegawai negeri sipil tahun ini akan berjalan mulus, seiring dengan banyaknya perbaikan yang telah dilakukan.
M. Richard | 26 September 2018 15:09 WIB
Warga antre membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018). Antrean tersebut terkait meningkatnya jumlah warga yang mengurus SKCK karena dokumen tersebut menjadi salah satu dokumen persyaratan pendaftaran CPNS. - ANTARA/Kahfie Kamaru

Bisnis.com, JAKARTA -- Badan Kepegawaian Negara mengklaim proses pendaftaran calon pegawai negeri sipil tahun ini akan berjalan mulus, seiring dengan banyaknya perbaikan yang telah dilakukan.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan optimistis tidak akan membuat CPNS kecewa karena permasalahan teknis pendaftaran.

"Kami itu prinsipnya tidak akan meninggalkan siapapun dibelakang," katanya dalam konfrensi pers Pembukaan Masa Registrasi Rekrutmen CPNS 2018, Rabu (26/9/2018).

Dia mengatakan, BKN memiliki kesempatan 1 juta akses per hari ke data kependudukan dan Pencatatan Sipil. Angka tersebut dinilai sudah sangat cukup untuk menampung pendaftaran CPNS--yang diperkirakan berkisar antara 6 juta hingga 10 juta.

"Kita sudah menggunakan angka ini sejak 2014, angka 1 juta per hari tidak pernah telampaui, maksimal pun itu 500.000-an per hari," jelasnya.

Hanya saja, jika ditemukan adanya permintaan akses berlebih, BKN masih dapat meminta untuk perbesaran jumlah akses data tesebut kepada Ditjend Dukcapil.

"Tetapi itu rasanya tidak akan terjadi. Lagipula besaran akses yang dimiliki BKN adalah yang terbesar. Polri hanya memiliki 67.000-an per hari dan BPJS cuma 112.000 per hari," katanya.

Selain itu, BKN juga telah menambahkan bandwidht-nya, sehingga server BKN akan mampu menampung permintaan akses yang lebih banyak.

"[Itu terbukti] pada tanggal 19 September, itu ada overshooting pada saat 1 PM hingga 3 PM, tetapi setelah itu turun drastis, [dan server kami masih kuat]," katanya.

Disamping itu, Ridwan juga mengatakan, BKN juga telah menyiapkan seluruh saluran komunikasi utuk membantu pendaftar yang memiliki permasalahan. Adapun, saluran tersebut adalah telpon, surat elektronik, media sosial, atau pelayanan langsung di kantor BKN.

"Prinsipnya no worries, sudah banyak peningkatan yang kami lakukan," tuturnya.

Hanya saja, dia dia berharap CPNS tidak tergesa-gesa, karena masih memiliki waktu pendaftaran yang cukup panjang, yakni hingga 10 Oktober 2018.

Lagipula, baru 30% instansi yang dapat didaftarkan. Pasalnya, BKN masih menjalankan proses revisi dan verifikasi bagi beberapa instansi.

"Memang baru sebagian, yakni 30% [dari total K/L]. Kalau pilihan belum muncul saya berharap CPNS tunggu saja," katanya.

Ridwan mengatakan sisa instansi akan dapat didaftarkan dalam waktu dekat, tetapi dirinya tidak menyatakan waktu spesifik.

Tahun ini pemerintah akan membuka 238.015 formasi, enam kali lipat lebih banyak dari kebutuhan CPNS yang dibuka pada 2017 sebanyak 37.138 formasi. 

Sebanyak 238.015 formasi yang dibuka pada tahun ini terdiri dari 51.271 formasi untuk pemerintah pusat di 76 kementerian/lembaga dan 186.744 formasi untuk instansi pemerintah daerah yang tersebar di 525 pemda. 

Tag : cpns
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top