Teh untuk penderita Diabetes ini Buatan Unair. Rahasianya: Dicampur Kulit Semangka

Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga,  yakni Novia Tri Handika, Indriani Dwi Wulandari, Nurul Hidayati, dan Neisya Pratiwindya Sudarsiwi, berhasil berinovasi teh untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.
Choirul Anam | 21 September 2018 17:41 WIB

Bisnis.com, MALANG – Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga,  yakni Novia Tri Handika, Indriani Dwi Wulandari, Nurul Hidayati, dan Neisya Pratiwindya Sudarsiwi, berhasil berinovasi teh untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.

Keberhasilannya itu diapresiasi dengan  meraih gold medal dan special Award Negara Thailand dalam ajang 10th International Exhibition of Inventions and The 3rd World Invention and Innovation Forum (IEI & WIIF 2018) di Foshan China,15 September 2018.

Kempatnya mengangkat ide pemanfaatan kulit ari buah semangka dan sari melati sebagai teh terapeutik sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.

Albedo Romin Tea sebagaimana nama yang diidekan, memanfaatkan kandungan utama albedo atau biasa kulit ari semangka: citruline, senyawa kimia yang membantu proses produksi insulin pada hati yang membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

Penambahan kelopak bunga rosella memiliki kandungan flavonoid mampu bekerja sebagai anti radikal bebas, membantu memperbaiki kinerja sel beta pankreas sebagai produsen insulin tubuh.

Inovasi ini rencananya akan dilakukan pengkajian pra-klinis melalui hewan coba mencit. Keempat mahasiswa tersebut berharap, pembuktian tersebut mampu meloloskan produknya untuk dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dan dipatenkan.

Terkait prestasi yang diraih mahasiswanya, Setho Hadiyusmana berpendapat  berhasil diraih atas dukungan berbagai pihak. Prestasi itu  bukan prestasi individual, tetapi kelompok, sebagai entitas Fakultas Keperawatan.

“Tentunya, mereka mahasiswa-mahasiswa yang pintar sejak memasuki studi di Unair, mereka sudah terpilih,” ucapnya dalam keterangan resminya, Jumat (21/9/2018).

Sebagai dosen, dia hanya bisa memfasilitasi ide-ide cemerlang mereka dan membantu mengemasnya menjadi lebih rapi untuk dipresentasikan di kancah internasional.

Tag : teh
Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top