Operator Eksis Pailit, Blok West Kampar Resmi Dilelang

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang Wilayah Kerja West Kampar setelah pemerintah memutus kontrak operator sebelumnya yang jatuh pailit.
David Eka Issetiabudi | 19 September 2018 20:05 WIB
Ilustrasi pengeboran minyak. - Bloomberg/Jeyhun Abdulla

Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melelang Wilayah Kerja West Kampar setelah pemerintah memutus kontrak operator sebelumnya yang jatuh pailit.

Sebelumnya, blok migas yang berlokasi di Kampar, Riau ini dikelola oleh  PT Sumatera Persada Energi (SPE). Kemudian pada 28 Desember 2008, Oilex Ltd. membeli hak kelola West Kampar sebesar 45% dari PSE.  Namun, pada akhir Desember 2016, PSE dalam kondisi pailit.

Kontrak bagi hasil Blok West Kampar ditandatangani pada Oktober 2005 dengan jangka waktu kontraknya selama 30 tahun. Pemutusan kontrak SPE sebagai pengelola Blok Kampar diwujudkan lewat surat Menteri ESDM dengan No 2974/2018 yang ditandatangani pada 15 Agustus 2018.

Dirjen Migas Kementerian ESDM Djoko Siswanto mengatakan setidaknya ada enam lapangan dalam Blok West Kampar. Hanya saja, sejauh ini baru satu lapangan yang diproduksi. Ke depannya, operator dapat memproduksi seluruh lapangan yang ada.

“Potensi crude-nya banyak. Memang produksi terakhir hanya 112 barel per hari, karena terlalu lama didiamkan yaudah kami lelang saja,” katanya, Rabu (19/9/2019).

Dalam proses lelang, Kementerian ESDM menambahkan proses verifikasi kelayakan perusahan,tidak terulang persoalan operasional atau teknis lainnya. Dengan adanya verifikasi, nantinya hanya ada kontraktor yang kompeten dapat memasukkan penawaran.

“Jadi ada dua tahap [verifikasi]. Kami tidak mau lagi ada perusahaan abal-abal dan tidak punya dana. Soalnya, yang kami tawarkan besar,” tambahnya.

Terkait dengan syarat seismik bagi pengelola Blok West Kampar, minimum melakukan seismik pada empat titik dengan area yang diserahkan sepenuhnya kepada kontraktor.


PROFIL BLOK WEST KAMPAR

Total Area : 894,8 Km2

Estimasi Cadangan : 8,3 MMSTB (minyak + kondensat)

Estimasi Sumberdaya : 3 Prospek dan 20 Lead, 4.322 MMBOE

Terakhir Produksi : 27 Maret 2017, 112 BOPD

T & C

Signature Bonus : US$5 juta

Indikatif Komitmen KKP

- G and G

- Seismik 3D 400 km2

- 4 Sumur eksplorasi

- Estimasi biaya US$59,038 juta

Jadwal Lelang

Bid Document : 19 September – 22 Oktober 2018

Input dokumen Kualifikasi : 23 Oktober – 30 Oktober 2018

Inpun Dokumen Partisipasi : 12 November 2018

Tag : blok migas
Editor : Sepudin Zuhri

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top