Badan Pemeriksa Keuangan Perkuat Integritas Pegawai

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah kasus yang menjerat oknum di BPK membuat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus memperkuat integritas jajarannya.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 14 Agustus 2018  |  18:05 WIB
Badan Pemeriksa Keuangan Perkuat Integritas Pegawai
Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Moermahadi Soerja Djanegara (kedua kiri) bersama Wakil Ketua BPK Bahrullah Akbar (kiri) dan anggota IV BPK Rizal Djalil (kedua kanan) meninggalkan Kompleks Istana Kepresidenan seusai menyerahkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2017, Jakarta, Selasa (10/10). - ANTARA/Puspa Perwitasari

Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah kasus yang menjerat oknum di BPK membuat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus memperkuat integritas jajarannya.

Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan, BPK memiliki mandat untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara agar lebih transparan dan akuntabel.

“Untuk menjalankan mandat tersebut, BPK menyadari perlunya penguatan kualitas penugasan pemeriksaan dan kualitas kelembagaan, melalui tata kelola organisasi yang berintegritas, independen dan profesional” ungkap Ketua BPK melalui keterangan resminya, Selasa (14/8/2018).

Dalam upaya menegakkan komitmen dan mempertahankan capaian guna meningkatkan kualitas pemeriksaan dan kelembagaan, BPK menghadapi tantangan yang dapat mengganggu kinerja dan kredibilitasnya sebagai lembaga pemeriksa.

Tindakan penyalahgunaan wewenang, perbuatan yang melanggar peraturan perundang-undangan, melanggar standar, melanggar kode etik dan lemahnya pengawasan, merupakan hal-hal yang dapat menghambat pencapaian visi dan misi BPK.

Salah satu langkah yang dilakukan BPK dalam pencapaian visi dan misinya adalah melalui pembangunan zona integritas. Pembangunan zona integritas disusun dari sumber daya manusia, tata laksana, sarana dan prasarana, teknologi informasi, piranti lunak, monitoring dan evaluasi yang didukung inovasi warga BPK untuk tetap menjadi yang terbaik.

Pembangunan zona integritas merupakan bagian dari reformasi birokrasi, di mana keberhasilannya akan berpengaruh pada kesejahteraan pegawai BPK. Untuk itu, perlu menjadi perhatian semua pihak untuk mempertahankan nilai yang sudah baik dan meningkatkan agar nilai reformasi birokrasi di BPK lebih baik lagi.

“Oleh karena itu kita terus menjaga integritas, independensi dan profesionalisme, yang dimulai dari kita sendiri dan pada ujungnya akan bermuara pada terjaganya kehormatan dan kredibilitas lembaga BPK”, tegas Ketua BPK.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
audit bpk

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top
Tutup