UMKM Berpeluang Besar Ekspor Jika Gunakan Internet

Sebanyak 16% dari 57 juta unit UMKM di Indonesia diyakini bisa mereguk potensi empat kali lipat lebih besar untuk melakukan ekspor jika memanfaatkan akses internet lebih sering.
M. Richard | 09 Agustus 2018 20:52 WIB
Fleetboard Driver dapat diunduh dari Apple App dan Google Play Store secara gratis. - Daimler

Bisnis.com JAKARTA — Sebanyak 16% dari 57 juta unit UMKM di Indonesia diyakini bisa mereguk potensi empat kali lipat lebih besar untuk melakukan ekspor jika memanfaatkan akses internet lebih sering.

Head of Policy Google Indonesia Putri Alam mengatakan, pemanfaatan akses internet tidak lagi menjadi keistimewaan bagi pelaku usaha besar, tetapi juga bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

"UMKM yang berhasil menggunakan internet berpotensi empat kali lipat mengembangkan bisnisnya, dan bahkan untuk menembus pasar luar negeri," katanya, Kamis (9/8/2018).

Dia menjelaskan, dari pemanfaatan akses internet, pelaku UMKM dapat merasakan efek mikro multinasional. Artinya, UMKM bisa mengembangkan bisnis lebih cepat, mendapatkan pelanggan lebih banyak, dan semakin mudah mengakses data bisnis.

"Kalau dulu, hal-hal tersebut hanya bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha besar yang telah memiliki kemampuan finansial yang mumpuni," tuturnya.

Head of Marketing Google Indonesia Veronica Utami memaparkan, pencapaian tersebut masih belum bisa dikatakan baik, karena hanya sekitar 35% dari total pelaku UMKM Indonesia yang bisa memanfaatkan akses internet.

Padahal, sebutnya 82% dari calon konsumen melakukan survei di internet terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli barang.

Veronica berpendapat, untuk dapat membantu pelaku UMKM, Google Indonesia telah mengembangkan beberapa platform dan program pendampingan terhadap pelaku UMKM untuk dapat lebih aktif dalam penggunaan internet.

Beberapa program yang ditawarkan a.l. Google Bisnisku, Test My Site, Primer, Women Will, dan Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital.

Salah satu usaha binaan Google Indonesia, owner Rumah Jamurku Ayuni Nur Fitrah mengatakan, penggunaan internet telah banyak membantunya dalam mengembangkan usaha.

Dia mengaku, pada awal Rumah Jamurku didirikan, cakupan pasar yang dimiliki hanya sebatas tetangga. Namun, jangkauan pasar tersebut bisa meluas hingga ke kota tetangga setelah penggunaan internet yang rutin.

"Sebelum saya jualan secara daring, per hari hanya dapat Rp20.000, bahkan tidak sama sekali. Namun, setelah pakai internet, lebih banyak orang yang tahu produk saya, dan banyak juga yang beli," katanya.

Senada, owner Moga River Park Ikhmaludin Azis mengatakan, jangkauan pasarnya lebih luas setelah menggunakan internet lebih rutin. Bahkan, hampir seluruh pelanggan yang datang bukan berasal dari dalam kota, tetapi dari luar kota, dan luar negeri.

Dia memaparkan, sebelum penggunaan internet, jumlah pengunjung per bulan hanya sekitar 60 orang, tetapi setelah penggunaan internet, jumlah pengunjungnya pernah menembus 600 orang per bulan.

Dengan demikian, dia berharap, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dapat lebih gigih dalam membina UMKM untuk lebih memanfaatkan teknologi.

Tag : umkm
Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top