XL Kerahkan Genset, Pulihkan Jaringan Setelah Gempa Lombok

penyediaan genset dan menyalakan BTS yang sempat tak beroperasi cukup sulit karena terkendala ketersediaan bahan bakar solar
Duwi Setiya Ariyanti | 06 Agustus 2018 13:44 WIB
Seorang laki-laki melihat rumahnya yang sebagian temboknya roboh pascagempa bumi di Dusun Lendang Bajur, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan laporan sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter sampai dengan pukul 03.20 Wita Senin 6 Agustus 2018 sebanyak 82 orang. - Antara

Bisnis.com, JAKARTA — Jaringan XL di wilayah terdampak gempa Lombok kini mulai pulih.

Dalam keterangan resminya, Senin (6/8/2018), Direktur Teknologi PT XL Axiata Tbk., Yessie D. Yosetya  mengatakan, layanan telepon suara, SMS, dan internet memang sempat terganggu karena terdampak gempa berkekuatan 7 skala Richter di Lombok Utara. Kendati demikian, kini layanan berangsur pulih karena sudah mendapat pasokan listrik. 

"Beberapa BTS (base transceiver station) sempat padam sesaat setelah gempa, tetapi hal ini lebih karena terputusnya aliran listrik. BTS-BTS  tersebut segera bisa kembali beroperasi setelah mendapatkan pasokan listrik dari genset yang disiapkan," ujarnya.

Dia menyebut meskipun gempa terasa cukup kuat namun tak mengganggu aktivitas di Bali dan Sumbawa. Untuk wilayah Lombok lainnya pun, ujar Yessie, tak terdampak gempa. Menurutnya, layanan telekomunikasi berkualitas baik ditunjukkan dengan penyebaran informasi berupa foto dan video yang dikirim dari pelanggan di sekitar pusat gempa.

Dia mengakui penyediaan genset dan menyalakan BTS yang sempat tak beroperasi cukup sulit karena terkendala ketersediaan bahan bakar solar untuk genset serta akses jalan yang rusak akibat gempa. Namun, tim di lapangan terus bergerak dan mengerahkan mobile BTS untuk mengantisipasi gempa susulan juga memulihkan layanan. 

Dari laporan di lapangan, dia menyebut layanan telekomunikasi di wilayah Tanjung, Lombok Utara yang menjadi pusat pemerintahan sudah berjalan normal. 

Di Lombok Utara, terdapat 120 BTS dengan sekira 82 BTS di antaranya merupakan BTS 3G/4G. Sementara itu, di Provinsi Nusa Tenggara Barat, XL memiliki 2.900 BTS dengan 790 BTS di antaranya merupakan BTS 4G untuk menjangkau sekira 2 juta pelanggan.

"Antisipasi pengerahan genset secara ekstra memang sudah dilakukan di wilayah yang sama pekan lalu. Tim XL Axiata di lapangan juga masih bersiaga sejak saat itu untuk mengantisipasi gempa susulan," katanya.

Tag : seluler
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top