Pertamina Anggarkan Rp20 Triliun Kembangkan Infrastruktur Migas

Pertamina menganggarkan dana Rp20 triliun hingga 2020 untuk mengembangkan infrastruktur migas di Tanah Air.
Zufrizal | 30 Juli 2018 05:51 WIB
Kantor Pertamina di Jakarta - Ilustrasi

Bisnis.com, MAUMERE — PT Pertamina menganggarkan dana Rp20 triliun hingga 2020 untuk mengembangkan infrastruktur migas di Tanah Air.

Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur PT Pertamina Gandhi Sriwidodo mengatakan bahwa saat ini banyak infrastruktur milik perseroan yang sudah berusia tua sehingga membutuhkan peremajaan.

Selain itu, Pertamina juga memerlukan tambahan dan pengembangan sejumlah pendukung logistik antara lain depo BBM untuk ketersediaan bahan bakar.

“Sampai dengan 2020 kami mengalokasikan Rp20 triliun untuk membangun infrastruktur terutama BBM dan elpiji,” ujarnya kepada Bisnis.com, Minggu (29/7/2018) malam.

Menurut Gandhi, detail rencana pengembangan infrastruktur, logistik, dan rantai pasok Pertamina akan disampaikannya pada hari ini, Senin (30/7/2018) di Maumere, Ibu Kota Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur pada acara peletakan batu pertama perluasan terminal BBM Maumere.

Mantan Dirut PT Pertamina Niaga itu dijadwalkan melakukan peletakan batu pertama proyek tersebut bersama Plt.  Bupati Sikka Florianus Mekeng pagi ini.

"Kami akan menjelaskan rencana investasi infrastruktur migas mulai dari Sumatra hingga Papua.”

Dia berharap supaya dengan penginvestasian dan pengembangan infrastruktur yang dilakukan Pertamina, pasokan bahan bakar minyak dan eliji menjadi lebih terjamin di pasar sehingga program BBM Satu Harga terlaksana sepenuhnya.

Tag : pertamina
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top