Catat, Pabrik HSM II KRAS Mulai Beroperasi Tahun Depan

Pabrik baja canai panas (hot strip mill/HSM) 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. direncanakan mulai beroperasi pada 2019.
Annisa Sulistyo Rini | 30 Juli 2018 21:31 WIB
Proses produksi di pabrik milik PT Krakatau Steel - Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Pabrik baja canai panas (hot strip mill/HSM) 2 milik PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. direncanakan mulai beroperasi pada 2019.

Drektur Utama KS Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan perkembangan pembangunan fisik pabrik tersebut telah mencapai 76,23% per 30 Mei 2018. Pabrik HSM 2 ini bakal menambah kapasitas produksi hot rolled coil (HRC) sebesar 1,5 juta ton per tahun.

"HSM 2 akan mulai beroperasi pada kuartal III/2019," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (30/7/2018).

Nantinya, pabrik HSM 2 bakal dikembangkan menjadi 3 juta ton pada 2021. Adapun, pabrik HSM I milik perseroan saat ini memproduksi HRC sebesar 2,4 juta ton dan akan dikembangkan menjadi 4 juta ton pada 2025.

Pabrik HSM II merupakan salah satu bagian dari proyek peningkatan kapasitas produksi baja di klaster Cilegon menjadi 10 juta ton per tahun pada 2025.

Dari sisi anak perusahaan, pembangunan Bendung Cipasauran milik PT Krakatau Tirta Industri telah selesai yang akan menambah pasokan air baku sebesar 750 liter per detik. Dengan demikian kapasitas suplai air industri dari fasilitas Water Treatment Plant (WTP) milik KTI dapat ditingkatkan dari 1.800 liter per detik menjadi 2.400 liter per detik.

Sepanjang semester I/2018, emiten dengan kode saham KRAS ini mencatatkan peningkatan volume penjualan sebesar 24,44% menjadi 1.046.661 ton. Untuk semakin mengerek penjualan, perseroan mulai memperkuat kembali sistem distribusi produk dengan menambah distributor atau agen penjualan. KRAS juga terus meningkatkan long term supply agreement (LTSA) dan menggencarkan sinergi BUMN untuk proyek-proyek strategis.

Belum lama ini, pada 23 Juli 2018 Krakatau Steel kembali memperpanjang kontrak kerja sama LTSA dengan PT Fumira untuk jangka waktu 2 tahun ke depan.

Penguatan program pemasaran dengan Krakatau Steel Group juga menjadi strategi lainnya yang saat ini dilakukan untuk terus memacu kinerja sehingga tercipta pertumbuhan revenue yang menyeluruh dari anak perusahaan hingga induk usaha Krakatau Steel.

Tag : krakatau steel
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top