Wima Ina Surabaya Tanam 5.000 Bibit Mangrove

Woman In Maritime (WIMA) Indonesia mengukuhkan WIMA-INA Chapter Surabaya yang dipimpin oleh Dothy, yang juga merupakan Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong.
Mia Chitra Dinisari | 29 Juli 2018 19:25 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Woman In Maritime (WIMA) Indonesia Chapter Surabaya memeringati Hari International untuk Konservasi Ekosistem Mangrove (International Day for the Conservation of the Mangrove Ecosystem) dengan melakukan penanaman 5.000 bibit pohon mangrove di Pantai Greges, Kecamatan Asemrowo, Surabaya.

Program ini bekerjasama dengan PT Terminal Teluk Lamong, dan Kodim 0830 Surabaya Utara. 

Tujuannya untuk penyadaran lingkungan kepada masyarakat akan pentingnya peranan hutan mangrove bagi lingkungan, terutama untuk wilayah pesisir.

Mangrove adalah ekosistem yang unik, spesial, dan rentan. Mangrove pesisir adalah salah satu ekosistem yang paling terancam di bumi. Ekosistem mangrove sangat penting karena berbagai manfaat dan fungsi yang disediakannya, mulai dari perlindungan dari badai, perlindungan kenaikan permukaan laut untuk mencegah erosi garis pantai, penyerap karbon, peredam pemanasan global hingga penyediaan sumber pangan perikanan dan hasil hutan serta menyediakan habitat bagi spesies-spesies laut.

Penanaman bibit pohon dilakukan pasca pengukuhan kepengurusan  yang dipimpin oleh Dothy, yang juga merupakan Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong.

Ketua Umum WIMA-INA, Chandra Motik Yusuf mengatakan wanita memiliki berperan penting di industri kemaritiman dan perlu ditingkatkan guna mewujudkan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, yang dicanangkan pemerintah.

“Peran perempuan di segala sektor sangat penting, termasuk dalam membangun industri kemaritiman. Laut sejatinya bukan hanya milik kaum lelaki, perempuan juga bisa berperan penting," kata pendiri Chandra Motik Maritime Centre (CMMC) itu dalam siaran persnya.

Ia menambahkan keberadaan WIMA-INA membuktikan bahwa kaum perempuan ikut berperan dan terus mengembangkan potensinya hingga setara dengan laki-laki dalam membangun dunia maritim. Karenanya organisasi ini beranggotakan para wanita penggiat dunia maritim dari berbagai profesi.

Sedangkan Ketua Umum Insa Carmelita Hartoto mengatakan WIMA-INA merupakan sebuah organisasi yang dibentuk sebagai wadah yang dapat memberikan solusi komunikatif antara WIMA dengan Pemerintah, business provider dan stakeholder komunitas maritime lainnya untuk bersama-sama memajukan dunia maritim Indonesia.

“WIMA-INA merupakan mitra sejajar dengan stakeholder kemaritiman nasional lainnya," kata wanita yang juga menjadi Direktur Utama PT. Andhika Lines ini.

Sedangkan dalam kata sambutannya, Dothy menyampaikan pembentukan WIMA-INA Chapter Surabaya dilatarbelakangi semakin banyaknya wanita yang bekerja di dunia maritim, khususnya di Surabaya.

"Para wanita itu berasal dari berbagai profesi di bidang maritim, seperti penyelam, pelaut, kapten kapal, praktisi, dosen, dan pejabat BUMN di sektor kelautan. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah motivasi dan berkontibusi bagi dunia maritim di Tanah Air,” katanya.

 

Tag : maritim
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top