Deregulasi Visa Naikan Daya Saing Pariwisata Indonesia

Kementerian Pariwisata menyebut daya saing pariwisata Indonesia naik karena deregulasi yang dilakukan pemerintah. Peringkat Indonesia naik menjadi rangking 42 pada akhir 2017 dari posisi 50 pada 2015.
Thomas Mola | 21 Juli 2018 14:59 WIB
Bebas visa - Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Kementerian Pariwisata menyebut daya saing pariwisata Indonesia naik karena deregulasi yang dilakukan pemerintah. Peringkat Indonesia naik menjadi rangking 42 pada akhir 2017 dari posisi 50 pada 2015.  

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, deregulasi bebas visa secara langsung memperbaiki pilar yang menjadi unsur penilaian dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) World Economic Forum (WEF). 

"Meningkatnya daya saing pariwisata Indonesia di tingkat global karena kita melakukan deregulasi bebas visa yang membuat index daya saing kita di tingkat global melompat menjadi 50 pada 2015 dan meningkat di ranking 42 tahun 2017,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (21/07/2018).  

Arief mengatakan, untuk mencapai rangking 30 dunia pada tahun depan, Indonesia harus memperbaiki pilar environmental sustainability yang saat ini masih rendah di  peringkat 131 dari 134 negara.  

"Cara yang paling tepat adalah melakukan deregulasi di bidang yang terkait dengan environmental sustainability tersebut,” tambahnya.  

Arief menegaskan, pemerintah sangat mendukung periwisata berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia. Hal itu telah tertuang dalam Permen No.14/2016,tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan.  

“Permen ini mengandopsi standar internasional Global Sustainable Tourism Council yang mempertimbangkan tiga aspek utama yaitu aspek lingkungan [planet], sosial [people] dan ekonomi [prosperity] atau 3P untuk saat ini dan masa depan,” jelasnya.

Tag : pariwisata
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top