Tren Pemilu: Media Sosial Berperan Penting Dalam Kampanye

Keberadaan media online dan media sosial memiliki peran penting bagi kandidat politik terkait dengan program kampanye jelang pelaksanaan pemilhan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).
Fitri Sartina Dewi | 20 Juli 2018 08:16 WIB
Ilustrasi media sosial - Reuters/Beawiharta

Bisnis.com, JAKARTA — Keberadaan media online dan media sosial memiliki peran penting bagi kandidat politik terkait dengan program kampanye jelang pelaksanaan pemilhan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).

Pakar Komunikasi Digital Anthony Leong mengatakan saat ini media sosial memiliki peran yang sangat penting untuk memenangkan pasangan calon dalam Pilkada, Pileg, ataupun Pilpres.

“Zaman sekarang, media digital melalui media sosial (medsos) atau media baru lainnya bisa menjadi strategi yang paling tepat dalam menyampaikan visi misi dan program kerja,” tuturnya dalam keterangan resmi, Kamis (19/7/2018).

Anthony mencontohkan pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi (Kalimantan Timur) dan Edy Rahmayadi-Musa Rajekhshah (Sumatra Utara) yang belum lama ini terpilih berdasarkan hasil quick count dan realcount dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), serta pasangan Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman di Sulawesi Selatan karena sangat mengoptimalkan media sosial.

“Contohnya, bagaimana Edy-Musa mengemas identitas Putra Daerah Sumut dan Isran-Hadi dengan blak-blakan karena telah memiliki track record dan mumpuni,” ujar CEO Menara Digital.

Keberadaan media sosial memungkinkan sosialisasi atau kampanye lebih tepat sasaran, tetapi dengan biaya relatif murah.

“Selain itu bisa juga memetakan fokus daerahnya, misalkan ingin fokus menggarap daerah Bekasi, Surabaya bisa fokus menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah tersebut. Jadi usaha yang dikeluarkan tepat sasaran ke pemilih,” tambah Anthony.

Menurutnya, para pengguna medsos lebih condong memihak figur yang menawarkan perubahan dan gagasan besar.

Generasi milenial disebut senang dengan sosok yang memberikan perubahan dan terbukti kerja nyata. Apalagi, bila didukung dengan tim yang mampu menyampaikan komunikasi politik dengan baik atau menggunakan simbol-simbol baru yang unik dan mudah diingat.

Tag : pemilu, media sosial
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top