India Berpotensi Isi Kebutuhan Gula Indonesia

Pemerintah dan pelaku bisnis India berharap Indonesia memberikan insentif khusus berupa pengurangan bea ekspor gula ke Indonesia, menyusul kelebihan stok produksi gula yang mereka miliki.
Yustinus Andri DP | 17 Juli 2018 20:02 WIB

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah dan pelaku bisnis India berharap Indonesia memberikan insentif khusus berupa pengurangan bea ekspor gula ke Indonesia, menyusul kelebihan stok produksi gula yang mereka miliki.

Duta Besar India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat menyebutkan, kelebihan stok produksi gula di India, membuat negara tersebut memutuskan untuk mengekspornya. Indonesia dalam hal ini dinilai sebagai negara konsumen gula dunia, yang potensial  untuk dijajaki.

“Terakhir kami mengekspor [gula]ke Indonesia pada 2011. Saat ini dengan kelebihan stok yang kami miliki, kami melihat Indonesia sebagai mitra potensial. Terlebih hubungan dagang kedua negara sangat harmonis,” ujarnya, Selasa (17/7/2018).

Adapun, demi mewujudkan rencana tersebut, Pradeep berharap Indonesia memberikan insentif khusus bagi produk gula India. Insentif yang dimaksudnya tersebut berupa pengurangan bea impor gula dari Negeri Bollywood agar setara dengan negara lain seperti Thailand dan Australia.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) Indonesia, bea impor gula dari Thailand dan Australia adalah 5%. Thailand mendapatkan insentif tersebut setelah tergabung dalam Asean Trade in Goods Agreement (ATIGA) yang dilaksanakan sejak 2010. Sementara itu Australia mendapatkan insentif melalui pakta dagang Asean, Australia, New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA).

Untuk negara lain yang tidak tergabung dalam kedua pakta dagang tersebut, maka dikenai tarif impor normal yakni Rp 550/Kg atau paling rendah 10%.

Ketua Umum Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) Rachmad Hariotomo mengaku akan menyambut baik potensi diturunkannya bea impor gula India oleh Kemendag. Sebab, hal tersebut dinilainya akan memperkaya pilihan produk gula bagi Indonesia.

“Justru kebijakan itu akan memperkaya pilihan asal gula impor kita. Syukur-syukur jika harga gula India lebih murah [dibandingkan Thailand dan Australia],” paparnya. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
impor gula

Editor : Wike Dita Herlinda

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top