Ada Pekerjaan Berisiko, Jasa Marga Tutup 3 Lajur Tol Jakarta - Cikampek

PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menutup tiga lajur di ruas tol Jakarta - Cikampek seiring dengan komisioning peralatan proyek Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek atau Japek Elevated.
Rivki Maulana | 16 Juli 2018 20:00 WIB
Launcher gantry, yang digunakan di proyek jalan tol Jakarta-Cikampek II Elevated sebagai alat erection steel box girder. - Istimewa/PT Jasa Marga

Bisnis.com, JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menutup tiga lajur di ruas tol Jakarta - Cikampek seiring dengan komisioning peralatan proyek Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek atau Japek Elevated.

Berdasarkan keterangan resmi yang dirilis Jasa Marga, Senin (16/7/2018), penutupan dilakukan di tiga lajur Arah Cikampek (lajur 4, 3 dan 2) dan tiga lajur arah Jakarta (lajur 4, 3 dan 2) pada pukul 21.00 - 05.00 WIB.

Penutupan lajur terpaksa dilakukan untuk menjamin keselamatan pekerja dan keamanan pengguna jalan tol. Pasalnya, komisioning alat berupa launcher gantry berisiko tinggi.

Penutupan ini diyakini bakal menimbulkan hambatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek untuk tiga arah di sekitar Bekasi Barat sampai dengan Tambun dan arah sebaliknya. Oleh karena itu, pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan menggunakan jalur alternatif.

Jasa Marga menyarankan pengguna jalan untuk keluar menuju jalan arteri melalui Gerbang Tol (GT) Bekasi Barat dan kemudian masuk kembali ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cibitung, demikian pula dari arah yang sebaliknya.

Untuk diketahui, komisioning dilakukan untuk menguji pekerjaan secara nyata sesuai dengan peraturan, kode, dan standar yang telah ditetapkan.

Pelaksanaan erection steel box girder dengan launching gantry secara pararel dijadwalkan di tiga lokasi median Jalan Tol Jakarta-Cikampek eksisting, yaitu dari Bekasi Barat ke Bekasi Timur, Bekasi Timur ke Tambun, dan Cikarang Barat ke KM. 39 (bulan Agustus 2018). Tahsosj ini dijadwalkan selesai pada Desember 2018.

Jalan Tol Layang Jakarta - Cikampek membentang dari ruas Cikunir hingga Karawang Barat. Jalan tol ini sepanjang 38 km ini menjadi jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek maupun Bandung. Seperti namanya, jalan tol ini dibuat dengan konstruksi melayang di atas jalan tol Jakarta - Cikampek eksisting.

Tag : jalan tol
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top