Gunakan Teknologi Loket, Komunitas Bisa Jual Tiket Lewat Go-Jek

Loket tengah menggulirkan kampanye pemanfaatan platform Loket bagi pembuat event dan komunitas.
N. Nuriman Jayabuana | 11 Juli 2018 13:23 WIB
Pentas Gamelan Bali bertajuk Gtter, Tempel, Lebensfreude: Musik und Tanz aus Bali (Dewa, Pura dan Kebahagiaan Hidup: Musik dan Tari Bali) berlangsung di Gedung Pertunjukan Urhof, 20, di Grnbach am Schneeberg, Austria, Sabtu (24/6/2017) malam. - Dok. KBRI Wina

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan teknologi penyedia solusi daring distribusi tiket, Loket, mulai membidik pasar penyediaan layanan ticketing untuk berbagai gelaran komunitas.

Loket merupakan perusahaan penyedia layanan ticketing yang didirikan sejak 2013. Perusahaan itu diakuisisi oleh Go-Jek pada Agustus 2017 untuk menyediakan dan mengelola layanan Go-Tix.

Setelah masuk ke dalam ekosistem Go-Jek, perusahaan agen tiket daring tersebut tumbuh pesat menjadi mitra ticketing ribuan event besar yang terselenggara di Indonesia.

VP Consumer Solution Loket Rama Adrian dalam keterangan resmi menyatakan Loket tengah menggulirkan kampanye pemanfaatan platform Loket bagi pembuat event dan komunitas.

Menurutnya, berbagai penyelenggaraan event komunitas kerap terkendala dengan keterbatasan bujet untuk menggunakan jasa promotor maupun perusahaan besar sebagai penyelenggara.

Menurutnya, berbagai komunitas dapat lebih mudah menggunakan platform daring untuk menyelenggarakan sebuah event.

"Awalnya kami hanya menyasar market besar, tapi kali ini kami akan menyasar semua kalangan termasuk komunitas. Masyarakat luas dapat menggunakan teknologi penyelenggaraan event yang kami sediakan,” ujar Rama, Selasa (10/7). 

Dia meyakini milenial dapat menjadi inisiator pemanfaatan platform digital untuk mengembangkan berbagai live experience dari terselenggaranya suatu event komunitas.

Atas asumsi tersebut, Loket melihat peluang pertumbuhan bisnis manajemen event dapat tumbuh signifikan dengan adanya dukungan teknologi.

Melalui pengelolaan event mandiri di dalam platform Loket, individu maupun komunitas dapat mempromosikan penjualan tiket dan menarik lebih banyak pengunjung untuk berbagai kegiatan.

Loket secara khusus memperkenalkan penyediaan layanan pengelolaan event mandiri tersebut ke sejumlah kota dengan basis komunitas terbesar yaitu Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Berbagai komunitas mulai dari kategori hobi, musik, budaya, seni, dan sebagainya dapat menggelar event dan ticketing secara mandiri melalui platform Loket.  

Loket menyediakan sistem layanan mandiri yang memungkinkan pembuat event memasang seluruh detail informasi acara secara daring. Seluruh informasi tersebut dapat diakses langsung oleh calon pengunjung secara real-time.

"Kami berusaha merancang solusi yang relevan dengan kebutuhan target pasar dan end-user. Layanan mandiri sengaja dipilih untuk memberikan pengalaman event terbaik bagi kreator maupun calon pengunjungnya,” ujarnya.

Pembuat event dapat mengatur secara rinci seluruh rangkaian proses di dalam layanan itu. Mulai dari pendaftaran event, pilihan kanal pembayaran, sampai sistem registrasi dan sistem check-in pengunjung berbasis daring.

Lewat Loket, pembuat event turut memiliki kesempatan mempromosikan acaranya melalui aplikasi Go-Jek dengan layanan Go-Tix.

“Bahkan, nilai lebih yang kami tawarkan adalah event para kreator lokal ini berkesempatan untuk dipromosikan ke jutaan calon pembeli melalui lebih dari sepuluh rekan afiliasi Loket Distribution Partner, termasuk Blibli, Tiket.com, Tokopedia, JD.ID dan lain sebagainya,” ujarnya.

Chief Executive Officer Loket Edy Sulistyo menyatakan perusahaannya berkomitmen untuk memperkenalkan teknologinya kepada seluruh kalangan masyarakat. Sebagai platform yang terbuka bagi semua kalangan, Loket dapat memberikan pengalaman menggelar event profesional berbekal dukungan teknologi.

"Kalangan komunitas dan individu pun kini bisa mengkreasikan event dengan layanan mandiri Loket. Hal itu sejalan dengan komitmen LOKET untuk terus mendukung gerakan sosial komunitas dan individu lewat teknologi,” ujarnya.

Tag : StartUp
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top