REI Minta Bantuan Bank Dunia Atasi Backlog

Realestat Indonesia tengah menjajaki kerjasama perumahan dalam bentuk corporate social responsibility atau CSR dengan Bank Dunia.
Gloria Fransisca Katharina Lawi | 09 Juli 2018 17:12 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Realestat Indonesia tengah menjajaki kerjasama perumahan dalam bentuk corporate social responsibility atau CSR dengan Bank Dunia.

Sekretaris Jenderal DPP Pusat REI, Paulus Totok Lusida mengatakan saat ini sejumlah anggota REI sedang bertolak ke Washington DC, Amerika Serikat, untuk bertemu dengan sejumlah perwakilan dari Bank Dunia guna mematangkan kerjasama FIABCI Global Business Meeting pada 7-10 Desember 2018 di Bali.

“Perwakilan kami sedang ke Washington hari ini, sedang mengkonsolidasikan keberlanjutan FIABCI di Bali nanti. Kami sekalian bawa juga proposal pengajuan kerjasama itu” terang Totok kepada Bisnis, Senin (9/7/2018).

Dia mengungkapkan, REI menilai Bank Dunia sebagai instansi besar yang memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat internasional. Tentunya salah satu fokus bank dunia adalah pemenuhan kelayakan hidup masyarakat internasional berupa pemenuhan perumahan rakyat.

Totok menyebut pada awalnya, kerja sama dengan Bank Dunia ini bertujuan untuk mengembangkan proyek-proyek properti pariwisata di Indonesia. Hal ini berkenaan dengan program pemerintah Indonesia mengembangkan 10 destinasi wisata atau yang kerap disebut 10 Bali Baru.

“Awalnya memang untuk pengembangan properti pariwisata saja, tetapi sekarang kami coba jajaki untuk dorong bantuan berupa pembangunan rumah MBR [masyarakat berpenghasilan rendah]. Konsep yang kami tawarkan seperti kerjasama CSR,” terang Totok.

Menurut Totok, rancangan kerjasama ini menguntungkan kedua belah pihak, dimana Bank Dunia juga mendapatkan keuntungan dalam memperluas program CSR, dan di sisi lain REI bersama pemerintah Indonesia juga diuntungkan untuk menggenapi program satu juta rumah.

Bisnis mencatat, pada Mei 2018 lalu, terdapat 16 proyek senilai total Rp 128,96 triliun yang ditawarkan oleh para anggota REI dalam Indonesia Dubai Realestat Investment kepada para investor di Dubai.

Adapun 16 proyek properti nasional yang ditawarkan REI dalam Indonesia Dubai Realestat Investment Forum antara lain; proyek Anai International Resort di Padang (Sumater Barat), Mandeh Resort Paradise di Mandeh (Sumatera Barat), Tanjung Buton Forest City di Dumai (Riau), Alam Sutera Realty di Serpong (Banten), dan Garuda Wisnu Kencana di Bali.

Kemudian proyek Citra Plaza Kemayoran City di Jakarta, Citra Towers Kemayoran Business District di Jakarta, Kota Jababeka di Cikarang (Jawa Barat), Eureka Creative City di Jakarta, Jimbaran Village di Bali, Multi Business Strategy di Jakarta, Integrated Concept Office SOHO Residensial di Tangerang Selatan (Banten), Pekanbaru Park di Riau, dan Housing Finance Company.

Tag : bank dunia
Editor : M. Rochmad Purboyo

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top