Telkom Group Suntik Startup Logistik Asal Singapura Anchanto

Anchanto mengembangkan platform yang menghubungkan pedagang, pemegang merek, peritel, dan layanan pergudangan lebih dari 70 kanal penjualan e-commerce.
N. Nuriman Jayabuana | 04 Juli 2018 11:45 WIB
Logo Anchancto, perusahaan teknologi logistik asal Singapura

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan modal ventura milik Telkom, MDI Ventures, memimpin putaran pendanaan senilai US$4 juta kepada startup penyedia software-as-a-service asal Singapura, Anchanto.

Anchanto mengembangkan platform yang menghubungkan pedagang, pemegang merek, peritel, dan layanan pergudangan lebih dari 70 kanal penjualan e-commerce

Dengan platform itu, pemilik bisnis dapat mengatur berbagai kegiatan operasional bisnis e-commerce. Beberapa di antaranya seperti manajemen gudang, pengaturan katalog, penetapan harga, penjualan multi kanal, pengauturan logistik, serta pengiriman baik domestik maupun lintas negara.

Anchanto mengembangkan SelluSeller.com sebagai produk SaaS bagi pedagang dan pemegang merek yang dapat terhubung dengan 50 marketplace di Asia. Platform itu merupakan perangkat lunak pengelola manajemen inventori, pesanan, dan katalog bagi pedagang.

Perusahaan itu turut menyediakan platform sistem manajemen gudang untuk e-commerce business to business maupun business to consumer. Platform itu menggunakan sistem manajemen inventaris dan sistem manajemen pesanan yang terintegrasi.

Dalam setahun terakhir, platform Anchanto telah memproses lebih dari 12 juta pesanan dengan total nilai transaksi (gross merchandise volume/GMV) mencapai US$258 juta.

Pendiri sekaligus CEO Anchanto Vaibhav Dabhade menyatakan investasi dari MDI Ventures membuka jalan bagi perusahaan untuk berkolaborasi langsung dengan Telkom.

Menurutnya, Telkom merupakan mitra strategis yang ideal bagi Anchanto untuk meningkatkan penetrasinya di pasar Indonesia. Melalui pendanaan tersebut, Anchanto ingin menembus pasar usaha mikro di Indonesia.

Perusahaan dapat berkolaborasi langsung dengan unit bisnis Telkom yang berfokus kepada layanan fulfillment berupa logistik, inventarisasi, pengepakan, dan pengiriman barang Depo Logistik Online (Delon) Telkom Indonesia.

Delon Telkom Indonesia sendiri merupakan unit bisnis platform logistik hasil patungan Telkom Indonesia bersama PT Pos Indonesia (Persero).

"Pada dasarnya, kami ingin memberdayakan pebisnis Indonesia untuk meningkatkan skala bisnisnya di pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara,” ujarnya.

Unit bisnis logistik Telkom, Metra Logistics, memperoleh kemitraan eksklusif dengan Anchanto untuk mempermudah bisnis usaha mikro melakukan pengiriman lintas negara.

Managing Director Metra Logistics Natal Iman Ginting menyatakan Telkom Group bukan hanya menggunakan teknologi Anchanto untuk menyediakan integrasi solusi online to offline pada pengiriman lintas negara yang memungkinkan pebisnis untuk memasarkan produknya di pasar global.

CEO sekaligus Direktur Investasi MDI Ventures Nicko Widjaja menyatakan investasi tersebut menyempurnakan solusi end-to-end Telkom Group pada e-commerce. Penambahan portofolio investasi terbaru itu nantinya turut memperkuat ekosistem e-commerce di dalam negeri.

“Investasi ini melengkapi upaya kami di sektor e-commerce, menangani segmen pasar lanskap logistik Indonesia yang berbeda dengan pendekatan yang berbeda. Teknologi logistik memiliki potensi besar untuk meningkatkan lanskap e-commerce di Indonesia. Ketika produk menjadi lebih beragam, e-commerce perlu mengoptimalkan rantai pasok yang lebih efisie . Anchanto menyediakan sistem yang berdedikasi untuk melakukan sinkronisasi di seluruh manajemen gudang, transportasi, dan sistem analisis,” ujarnya.

Tag : StartUp
Editor : Demis Rizky Gosta

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top