ERUPSI GUNUNG AGUNG: 3 Bandara Ditutup Sementara

Erupsi Gunung Agung membuat otoritas penerbangan harus menutup tiga bandara yang berada di Bali dan Jawa Timur.
Annisa Margrit | 29 Juni 2018 11:04 WIB
Sejumlah warga negara asing mencari informasi di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Senin (27/11/2017). Bandara Ngurah Rai menutup semua penerbangan pada Senin mulai pukul 07.00 WITA karena terdampak abu vulkanis letusan Gunung Agung. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf

Bisnis.com, JAKARTA -- Erupsi Gunung Agung membuat otoritas penerbangan harus menutup tiga bandara yang berada di Bali dan Jawa Timur.

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan ketiga bandara itu ditutup sebagai dampak menyebarnya debu vulkanik dari erupsi Gunung Agung.

Melalui akun Twitter resminya, Jumat (29/6/2018), dia menyebutkan bandara yang ditutup adalah Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, dan Bandara Noto Hadinegoro, Jember.

Berikut jadwal penutupan bandara-bandara tersebut:

  • Bandara I Gusti Ngurah Rai ditutup pada Jumat (29/6) selama pukul 03.00 WITA-19.00 WITA
  • Bandara Blimbingsari ditutup pada Jumat (29/6) hingga pukul 17.00 WIB
  • Bandara Noto Hadinegoro ditutup pada Jumat (29/6) hingga pukul 17.00 WIB

BMKG sebelumnya sudah menyampaikan sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung menuju arah barat dan barat daya.

Secara keseluruhan, ada 446 penerbangan dari dan menuju Bali yang kemungkinan dibatalkan karena peristiwa alam ini. Otoritas penerbangan akan mengevaluasi kembali keputusan ini pada Jumat (29/6) pukul 12.00 WITA.

Rinciannya, 118 penerbangan domestik menuju Bali dan 121 penerbangan domestik dari Bali. Sementara itu, ada 103 penerbangan internasional menuju Bali dan 104 penerbangan internasional dari Bali. 

Dari keseluruhan pembatalan ini, ada 74.928 penumpang yang terdampak.

Penutupan bandara dilakukan terkait keamanan operasi. Beberapa operator pun telah membuat keputusan pembatalan penerbangan dengan alasan keamanan.

Sejak Kamis (28/6), sudah ada 48 penerbangan yang melakukan pembatalan dengan jumlah penumpang terdampak sebanyak 8.394 orang. Rinciannya, 38 penerbangan internasional dengan penumpang 6.611 orang dan 10 penerbangan domestik dengan penumpang terdampak 1.723 orang.

Tag : gunung agung
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top