Genjot Ekspansi, Samudera Indonesia Siapkan US$200 Juta

PT Samudera Indonesia Tbk mengalokasikan belanja modal US$200 juta pada 2018 untuk ekspansi di empat bidang usaha.
Rivki Maulana | 28 Juni 2018 16:44 WIB
Direktur Utama PT Samudera Indonesia Tbk Masli Mulia (tengah) berbincang dengan Direktur Independen Ridwan Hamid (kanan) disaksikan Direktur Bani M Mulia, seusai rapat umum pemegang saham tahunan, di Jakarta, Kamis (28/6/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Samudera Indonesia Tbk mengalokasikan belanja modal US$200 juta pada 2018 untuk ekspansi di empat bidang usaha. Alokasi untuk bisnis pelayaran menjadi yang terbesar dengan porsi hingga 50%.

Direktur Utama Samudera Indonesia, Masli Mulia, mengatakan alokasi belanja modal akan dikucurkan untuk segmen pelayaran, pelabuhan, logistik, dan properti.

Alokasi untuk segmen pelayaran yang menjadi bisnis utama Samudera Indonesia mencapai US$100 juta. Dana investasi akan digunakan untuk menambah dan meremajakan armada kapal kontainer, curah, dan tanker.

"Kami akan menambah dan meremajakan armada. Kapal yang sudah tidak produktif akan kami jual untuk memperbaiki RoI [return of Investment ]," jelasnya di Jakarta, Kamis (28/6/2018).

Dia menambahkan pada Kuartal l/2018, Samudera Indonesia telah merealisasikan belanja modal sebesar US$17 juta untuk penyerahan dua kapal kontainer baru.

Di bisnis pelabuhan, perusahaan bersandi emiten SMDR itu siap menggelontorkan investasi US$60 juta untuk pengembangan terminal yang sudah ada dan investasi di pelabuhan atau terminal baru.

Masli menuturkan SMDR juga bermitra dengan JWD Logistics dari Thailand untuk merambah bisnis cold storage. Perusahaan patungan yang dibentuk SMDR dan JWD Logistics telah mengakuisisi PT Adib Cold Logistics senilai US$8 juta.

Secara umum di bisnis logistik, SMDR siap merogoh kocek US$30 juta untuk ekspansi pergudangan di Indonesia dan Malaysia serta penambahan armada truk dan alat berat untuk kegiatan project logistics.

"Kami juga ingin ikut ambil bagian di kargo proyek karena pemerintah sedang menggenjot pembangunan infrastruktur," tutur Masli.

SMDR juta siap menggenjot ekspansi di bisnis depo peti kemas dan properti dengan alokasi belanja modal masing-masing US$13 juta dan US$10 juta. Masli mengatakan belanja modal di segmen properti akan fokus pada peningkatan utilisasi aset-aset perseroan.

Tag : samudera indonesia
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top