Satgas Lanjutkan Mediasi antara Manajemen dan Serikat Pekerja Garuda

Satuan tugas khusus untuk penyelesaian masalah maskapai penerbangan Garuda Indonesia pun melanjutkan mediasi antara manajemen dengan serikat pekerja maskapai tersebut.
Newswire | 25 Juni 2018 13:43 WIB
Ilustrasi - ANTARA/Wira Suryantala

Bisnis.com, JAKARTA - Upaya untuk mempertemukan pendapat antara manajemen dan serikat pekerja Garuda Indonesia terus dilakukan.

Satuan tugas khusus untuk penyelesaian masalah maskapai penerbangan Garuda Indonesia pun melanjutkan mediasi antara manajemen dengan serikat pekerja maskapai tersebut.

"Tadi melanjutkan pembahasan Satgas yang lalu, jadi melakukan mediasi antara manajemen dengan Sekretariat Bersama Serikat Karyawan PT Garuda Indonesia (Sekarga)," kata Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pahala Mansury ditemui seusai pertemuan di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Senin (25/6/2018).

Pahala menjelaskan nantinya akan ada beberapa pertemuan Satgas Garuda sebagai upaya mediasi yang diinisiasi Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan.

"Sesuai arahan Pak Menko kita betul-betul ingin mencari suatu solusi yang bisa diterima oleh semua pihak," ujarnya.

Luhut, menurut Pahala, menargetkan agar kisruh di Garuda Indonesia rampung pada minggu pertama Juli.

Adapun pertemuan mediasi yang digelar Senin juga dihadiri Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kemenko Kemaritiman, Kantor Staf Presiden serta Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Sekarga.

Pahala kembali menegaskan manajemen Garuda Indonesia membuka diri untuk berdiskusi demi mencari titik temu atas kisruh yang ada.

"Apakah terkait dengan kebijakan perusahaan, kebijakan SDM, kita membuka diri. Yang penting layanan kepada masyarakat masih kita jaga bersama agar tidak terjadi gangguan," ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebelumnya membentuk satuan tugas (task force) untuk menyelesaikan masalah di Garuda Indonesia. Satgas tersebut tidak akan melibatkan manajemen dan asosiasi pekerja.

Satgas yang dipimpin Deputi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Purbaya Yudhi itu beranggotakan Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN dan Kantor Staf Presiden.

Mantan Menko Polhukam itu mengatakan satgas bekerja mengumpulkan semua informasi mengenai kisruh internal di maskapai penerbangan nasional itu.

"Nanti minggu pertama Juli kita lihat kesimpulan rekomendasi mereka ini apa kepada Menteri BUMN untuk menyelesaikan masalahnya," kata Luhut.

Luhut menilai masalah internal di Garuda bukanlah masalah serius melainkan hanya masalah komunikasi.

Sumber : Antara

Tag : garuda indonesia
Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top