Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru Layani 7.172 Pemudik

Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau sejak H-8 hingga H-2 Lebaran telah melayani 7.172 pemudik.
Newswire | 14 Juni 2018 12:29 WIB
Terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru. - JIBI/Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU—Terminal Bandar Raya Payung Sekaki, Pekanbaru, Riau sejak H-8 hingga H-2 Lebaran telah melayani 7.172 pemudik.

Berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran Dinas Perhubungan Provinsi Riau, yang diperoleh di Pekanbaru, Kamis (14/6/2018), jumlah penumpang yang berangkat mencapai 6.385 orang dengan menggunakan 510 bus. Sementara itu, jumlah penumpang yang datang melalui terminal itu berjumlah 787 orang dengan jumlah armada sebanyak 140 bus.

Pada H-2 atau Rabu (13/6/2018), jumlah pemudik mencapai 1.166 orang. Angka ini di bawah kapasitas bus yang mencapai 2.195 kursi.

"Hanya sekitar 60% kursi yang terisi," kata Koordinator Harian Posko Angkutan Lebaran Dishub Riau Hari Suhadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau M Taufiq menyatakan puncak arus mudik dengan bus di terminal Bandar Raya Payung Sekaki Pekanbaru bergeser dari tahun sebelumnya.

Dari data jumlah penumpang, lanjutnya, pemudik pada tahun ini meningkat pada H-6. Kondisi tersebut berbeda dari tahun lalu, yang puncak arus mudik terjadi mulai H-4 hingga H-2.

Pada tahun ini, puncak arus mudik dengan bus sudah terjadi pada H-6 dan H-5, dengan masing-masing jumlah penumpang mencapai 1.266 orang dan 1.331 orang.

"Puncak arus mudik tidak lagi pada H-2, melainkan lebih menyebar pola peningkatannya dan tidak menumpuk pada satu hari tertentu," ujarnya.

Salah satu faktor pemicu pergeseran pola pemudik karena kebijakan pemerintah pusat yang memperpanjang libur bersama perayaan Lebaran. Hal tersebut membuat masyarakat memiliki waktu yang luas untuk memilih pulang ke kampung halaman, tidak seperti sebelumnya yang menumpuk pada hari-hari tertentu.

"Kebijakan pemerintah pusat yang memperpanjang libur bersama membuat pola baru dalam arus mudik. Peningkatan jumlah pemudik lebih menyebar, tidak seperti sebelumnya yang mencapai puncak pada H-2 dan H-1 Lebaran," katanya.

Ia mengatakan, pada tahun ini peningkatan jumlah pemudik di sudah terlihat sejak H-6. Justru pada H-2 jumlah pemudik tidak seramai tahun lalu. Libur Lebaran kali ini terhitung sejak 12 Juni hingga 20 Juni 2018.

"Ada pola baik yang tercipta dari libur yang panjang sehingga masyarakat bebas memilih waktu mudik," kata Taufiq

 

Tag : Mudik Lebaran 2018
Editor : Ratna Ariyanti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top