Awas, Arus Balik Penumpang Pesawat Bisa Lebih Padat

Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan telah mempersiapkan 15 bandara di bawah naungan perusahaannya untuk menghadapi lonjakan penumpang pesawat pada arus balik Lebaran 2018.
Newswire | 14 Juni 2018 02:12 WIB
Ilustrasi - Calon penumpang antre masuk ke dalam Terminal Keberangkatan 1 C, Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (22/6). - Antara/Muhammad Iqbal

Bisnis.com, TANGERANG - Direktur Utama Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin menyatakan telah mempersiapkan 15 bandara di bawah naungan perusahaannya untuk menghadapi lonjakan penumpang pesawat pada arus balik Lebaran 2018.

Awaluddin memperkirakan jumlah penumpang pada arus balik Lebaran 2018 akan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, juga lebih tinggi daripada arus mudik.

Pasalnya, ujarnya, momen Lebaran kali ini diikuti arus liburan sekolah. Oleh karena itu, dia memperkirakan dua arus penumpang itu akan kembali ke kota asal pada waktu yang berbarengan.

"Kami memperkirakan sekitar 19—20 Juni 2018 akan terjadi pergerakan yang cukup tinggi untuk arus balik," katanya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (13/6/2018).

Pergerakan penumpang arus balik, kata Awaluddin, berbeda dengan pola pergerakan penumpang pada masa mudik. Lonjakan penumpang mudik cenderung terdistribusi merata lantaran panjangnya hari libur sebelum Lebaran.

"Tidak ada lonjakan atau spike yang terlalu signifikan pada H-3 atau H-2 yang biasanya selalu terjadi. Kalau kita lihat tahun ini, hampir merata," ujarnya.

Hingga kemarin malam misalnya, di seluruh bandara yang dikelola Angkasa Pura II tercatat pergerakan penumpang sekitar 2,06 juta orang dan pergerakan pesawat hampir 14.500 lepas landas dan mendarat.

"Kami melihat bahwa pergerakan pesawat tumbuh kurang lebih 4,5% dan pergerakan penumpang naik 9% dibandingkan dengan periode yang sama dalam arus mudik tahun lalu," kata Awaluddin.

Untuk mengantisipasi pertumbuhan penumpang di arus balik, Awaluddin mengatakan bandara telah mempersiapkan tambahan sumber daya manusia dan perpanjangan operasi.

Apalagi, pada masa mudik dan arus balik ini, Awaluddin mencatat Kemenhub telah menyetujui adanya 1.609 penerbangan tambahan melalui bandara di Angkasa Pura II.

"Sebanyak 1.609 extra flight itu setara dengan 300.000 seat capacity, kemampuan maskapai untuk mobilisasi produksi juga harus disiapkan oleh bandara," tuturnya.

Sementara itu, peneliti dari Institut Studi Transportasi Deddy Herlambang mengatakan walau waktu balik hanya sekitar 3 hari, atau lebih pendek ketimbang masa mudik, hal itu tidak akan menimbulkan masalah.

"Pengalaman dari lebaran tahun-tahun sebelumnya tidak bermasalah karena masih ada liburan anak-anak sekolah dan yang bekerja bisa mengajukan cuti tambahan," kata Deddy.

Sumber : Tempo.co

Tag : angkasa pura ii, Mudik Lebaran 2018
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top