Antisipasi Macet di Stasiun KA Medan, Penumpang Bisa Naik dari 2 Stasiun Ini

PT KAI Divre 1 Medan akan melakukan rekayasa pola operasi kereta api pada Kamis (14/6/2018) guna mengantisipasi kemungkinan dilakukannya pengalihan arus menuju stasiun kereta api Medan.
Juli Etha Ramaida Manalu | 14 Juni 2018 01:45 WIB
Suasana di Stasiun Kereta Api Medan, Sumatra Utara. - Bisnis/ Juli Etha

Bisnis.com, MEDAN - PT KAI Divre 1 Medan akan melakukan rekayasa pola operasi kereta api pada Kamis (14/6/2018) guna mengantisipasi kemungkinan dilakukannya pengalihan arus menuju stasiun kereta api Medan.

Seperti diketahui, pada Kamis (14/6/2018) akan dilakukan kegiatan takbir malam Idulfitri 1439 H di Lapangan Merdeka, Medan, Sumatra Utara, yang lokasinya berseberangan dengan Stasiun Kereta Api Medan. Seiring dengan kegiatan ini, maka akan diberlakukan pengalihan arus yang mungkin akan berdampak pada kemacetan di depan stasiun.

"Untuk mengantisipasi kemacetan yang mungkin terjadi akibat pengalihan arus lalu lintas menuju stasiun Medan dikarenakan adanya kegiatan Takbir malam Idulfitri 1439 H di Lapangan Merdeka yang bisa berimbas pada terhambatnya perjalanan calon penumpang kereta api yang akan naik dari Stasiun Medan, maka PT KAI Divre I Medan akan melakukan rekayasa pola operasi KA," kata Manager Humas PT KAI Divre 1 Sumut Sapto Hartoyo, Kamis (14/6/2018).

Rekayasa pola operasi tersebut khususnya akan diterapkan pada KA u50 Sribilah Utama yang berangkat dari Stasiun Medan pada pukul 22.35. WIB, Kamis (17/4/2018). Kereta akan berhenti luar biasa (BLB) atau berhenti untuk proses naik penumpang KA di Stasiun Bandar Khalifah dan stasiun Araskabu.

Jadi, lanjutnya, bagi penumpang KA u50 Sribilah Utama yang kesulitan menuju Medan bisa mencari alternatif dengan naik KA dari Stasiun Bandar Khalifah ataupun di stasiun Araskabu yang biasanya KA keberangkatan Stasiun Medan tidak berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu.

"Namun, khusus pada Kamis akan berhenti di Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu. Hal ini demi memudahkan pelayanan penumpang," ungkap Sapto Hartoyo.

PT KAI menghimbau para penumpang untuk mengantisipasi dan memperkirakan waktu keberangkatan keretanya, sehingga tidak tertinggal. Penumpang juga diminta untuk selalu memastikan nama yang tertera pada tiket atau kode booking sesuai dengan nama yang tertera pada kartu identitas.

Para penumpang yang sudah memiliki tiket atau kode booking Kereta pada jam keberangkatan tersebut dapat naik dari Stasiun Bandar Khalifah ataupun di stasiun Araskabu.

"KA Sribilah Utama tersebut, tetap akan berangkat dari Medan sesuai jadwal, tetapi ada penyesuaian pola operasi dimana di Stasiun Bandar Khalifah dan stasiun Araskabu akan berhenti guna menaikkan penumpang," tegas Sapto.

Selain melakukan rekayasa operasi, pihaknya juga akan menyiagakan petugas guna membantu pelayanan penumpang di dua stasiun tersebut.

Tag : medan, Mudik Lebaran 2018
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top