Dukung Program Kesehatan, Bank Dunia Beri Pinjaman US$150 Juta Bagi Indonesia

Bank Dunia menyetujui pinjaman baru senilai US$150 juta untuk mendukung Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE) Program yang akan mendukung pelaksanaan kegiatan Pemerintah Indonesia yaitu Program Indonesia Sehat.
Novita Sari Simamora | 14 Juni 2018 22:28 WIB
Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia Rodrigo Chaves memberikan sambutan pada Indonesia Economic Quarterly March 2018 The World Bank di Jakarta, Selasa (27/3/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA--Bank Dunia menyetujui pinjaman baru senilai US$150 juta untuk mendukung Indonesian Supporting Primary Health Care Reform (I-SPHERE) Program yang akan mendukung pelaksanaan kegiatan Pemerintah Indonesia yaitu Program Indonesia Sehat.

Rodrigo A. Chaves, World Bank Country Director untuk Indonesia dan Timor-Leste, mengungkapkan bahwa kesehatan sangat penting agar Indonesia dapat memenuhi berbagai tujuan di mana warganya sehat dan makmur. Selain itu, setiap warga pun memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi pada pertumbuhan dan perkembangan negara yang luar biasa.

“Kinerja pelayanan kesehatan primer yang lebih baik akan meningkatkan tingkat kesehatan dari negara ini, yang merupakan komponen kunci dari modal manusia yang penting untuk kesuksesan Indonesia,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (14/6/2018).

Beberapa bagian dari Program Kunci termasuk peningkatan kinerja, kapasitas, dan akuntabilitas pemerintah dan fasilitas kesehatan lokal, dan juga meningkatkan standar nasional dengan memperkuat akreditasi perawatan primer. Pelayanan lokal yang lebih baik juga dapat dicapai dengan meningkatkan orientasi kinerja dari pendanaan kesehatan termasuk Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Nicholas Menzies, World Bank Senior Governance Specialist dan Vikram Rajan, World Bank Senior Health Specialist mengungkapkan, Indonesia berkomitmen untuk mencapai jaminan kesehatan universal. Namun, untuk dapat melakukan ini, perlu dibahas berbagai hal dalam tata kelola, akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu, dan pendanaan.

Program ini akan berfokus kepada tiga provinsi tertinggal di Indonesia Timur: Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua, yang saat ini sedang menghadapi tantangan dalam ketidakmerataan pada hasil upaya kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan primer yang bermutu, khususnya angka kematian anak berusia di bawah lima tahun, malnutrisi kronis, dan stunting.

Dukungan Bank Dunia dalam sektor kesehatan di Indonesia merupakan komponen penting Kerangka Kerja Kemitraan Negara untuk Indonesia dari Grup Bank Dunia, yang berfokus pada prioritas pemerintah yang memiliki potensi perubahan yang besar.

Tag : bank dunia
Editor : Maftuh Ihsan

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top