Kemenhub Siapkan Rencana Cadangan Jika Logistik Jalur Laut Bermasalah

Kementerian Perhubungan mengaku memiliki langkah-langkah cadangan apabila terjadi permasalahan logistik di jalur laut wilayah Maluku.
Rio Sandy Pradana | 12 Juni 2018 18:35 WIB
Ilustrasi kapal yang termasuk program tol laut - Antara/Kornelis Kaha

Bisnis.com, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan mengaku memiliki langkah-langkah cadangan apabila terjadi permasalahan logistik di jalur laut wilayah Maluku.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo mengatakan selalu memiliki rencana cadangan apabila ditemukan permasalahan yang terjadi terkait permasalahan ketersediaan kapal pengangkut logistik.

"Kita ada kapal tol laut dan juga kapal perintis yang masuk ke wilayah Maluku dan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat khususnya Ambon," kata Agus dalam rilis, Selasa (12/6/2018).

Jika masih kurang pasokan logistik ke Pulau Ambalau, pihaknya akan melakukan omisi atau deviasi kapal perintis trayek lain yang ada di sana agar distribusi logistik tetap berjalan lancar sambil menunggu kapal penyeberangan KMP.

Lebih lanjut, Agus menegaskan pentingnya sinergi antara Pemda Ambon dengan pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut untuk mengantisipasi permasalahan kekurangan kapal untuk mengangkut logistik.

Kapal swasta dan yang dioperasikan pemda juga harus selalu siap beroperasi, serta mempersiapkan contingency plan jika ada salah satu kapal yg berhenti beroperasi.

"Intinya, kita harus melayani masyarakat sebaik mungkin. Negara harus hadir untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang terjadi," ujarnya.

Tag : Tol Laut
Editor : Martin Sihombing

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top