Pengembang PT Permata Sakti Mandiri Tawarkan Cicilan 12 Kali

Saat ini, pengembang PT Permata Sakti Mandiri tengah memberikan promo kepada konsumen yakni Bayar uang muka suka-suka dan installment hingga 12 kali lewat proyek Mutiara platinum Bogor.
Anitana Widya Puspa | 10 Juni 2018 01:29 WIB
Ilustrasi - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bisnis.com, JAKARTA -- Saat ini, pengembang PT Permata Sakti Mandiri tengah memberikan promo kepada konsumen yakni “Bayar uang muka suka-suka dan installment hingga 12 kali lewat proyek Mutiara platinum Bogor.

PT Permata Sakti Mandiri saat ini melepas proyek Mutiara Platinum Bogor ke pasaran dengan harga Rp1,2 miliar.

Agus Susilo, Direktur Utama PT Permata Sakti Mandiri (PSM) mengatakan hunian ini memiliki konsep lingkungan dengan pemandangan langsung Gunung Salak dan Gunung Gede Pangrango dari area klaster. Dengan demikian perusahaan hanya meluncurkan stok unitnya terbatas.

“Tahap satu kami bangun 9 unit. Seluruhnya rumah dua lantai dengan tiga kamar tidur. Desain huniannya sendiri mengusung gaya modern dengan sedikit sentuhan minimalis, dengan variasi luas bangunan antara 82 meter persegi dan 88 meter persegi,” katanya Sabtu (9/6/2018).

Selain itu dia menambahkan tidak hanya sekadar menyediakan hunian, tapi juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.

Mutiara Platinum Bogor juga akan didukung infrastruktur berupa jalan Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) yang semakin memudahkan penghuninya dalam beraktivitas sehari-hari.

Seperti kawasan penyangga Jakarta lainnya, Bogor terus berkembang menjadi area investasi properti yang prospektif. Hal ini tercermin dari pertumbuhan hunian—baik tapak maupun vertikal—yang dikembangkan, selain pusat perbelanjaan dan hiburan.

Bogor juga disokong oleh sektor transportasi yang baik, misalnya KRL Jabotabek jurusan Bogor-Jakarta Kota guna mengangkut warga Bogor yang bekerja di Ibukota. Hal ini senada berdasarkan demografinya, kelompok usia yang menjadi pemukim baru di Bogor rata-rata merupakan kaum produktif.

Kawasan ini juga menyimpan potensi besar lewat gencarnya pembangunan infrastruktur dengan rencana jaringan jalan Bogor Outer Ring Road (BORR), Bogor Inner Ring Road (BIRR), jalan Poros Tengah Timur (jalur Puncak Dua), dan tol Bogor-Ciawi – Sukabumi (Bocimi) yang per 08 Juni efektif beroperasi untuk seksi 1 ruas Ciawi – Cigombong.

Dari rencana tiga seksi tahapan pembangunan BORR, dua di antaranya kini telah rampung. Begitupula dengan pembangunan infrastruktur kereta ringan (light rail transit/LRT) rute Bogor – Cawang yang digadang-gadang bakal bikin properti di kawasan Bogor meroket.

Dan tentunya, semua hal di atas akan sangat mendukung kenaikan nilai investasi (capital gain) properti di Kota Bogor. Belum lagi, ‘Kota Hujan’ masih menyimpan ratusan perumahan baru yang harganya relatif terjangkau bagi kantong keluarga muda.

Tag : properti
Editor : Andhika Anggoro Wening

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top