Amerika Capai Kesepakatan dengan ZTE

Pemerintah Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dengan ZTE Corp. sehingga membuat perusahaan itu kembali beroperasi.
Amanda Kusumawardhani | 26 Mei 2018 15:26 WIB
Nama perusahaan ZTE terlihat di bagian luar gedung riset dan pengembangan ZTE di Shenzhen, China - Reuters/Bobby Yip

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan dengan ZTE Corp. sehingga membuat perusahaan itu kembali beroperasi.

Keputusan tersebut diambil setelah perusahaan asal China itu membayar penalti US$1,3 miliar, mengubah jajaran manajemen dan direksi, serta menjamin level keamanan tingkat tinggi.

"Saya sudah mencapai kata sepakat dan membiarkan itu kembali beroperasi dengan jaminan keamanan tingkat tinggi, perubahan direksi dan manajemen, dan membayar penalti," kata Presiden AS Donald Trump, dikutip dari Reuters, Sabtu (26/5).

ZTE sendiri dilarang membeli komponen teknologi dari Amerika Serikat pada April selama 7 tahun karena melanggar perjanjian. Perusahaan asal China itu telah melanggar sanksi yang diberikan AS kepada Iran dan Korea Utara.

Setelah perusahaan itu melakukan sejumlah perubahan yang diamanatkan oleh AS, saat ini ZTE sudah boleh melakukan bisnis dengan perusahaan AS, termasuk Qualcomm Inc. ZTE merupakan perusahaan dengan mayoritas kepemilikan oleh perusahaan publik China.

Seperti diketahui, ZTE terbukti mengirim barang ke Iran dan Korea Utara, melanggar sanksi yang diberikan AS dan Korea Utara. Akibat perbuatan tersebut, perusahaan itu kehilangan lebih dari US$3 miliar sejak 15 April karena tidak bisa berbisnis dengan perusahaan AS.

Tag : amerika serikat
Editor : Fajar Sidik

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top