Bulog Tegaskan Stok Pangan Aman untuk Ramadan dan Lebaran

Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) meyakinkan stok beras selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 mendatang akan aman.
Pandu Gumilar | 24 Mei 2018 17:11 WIB
Pekerja mengisi beras kedalam karung di Gudang Bulog Divisi Regional Riau - Kepulauan Riau di Pekanbaru, Riau, Rabu (18/4/2018). - ANTARA/Rony Muharrman

Bisnis.com, JAKARTA – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) meyakinkan stok beras selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1439 mendatang akan aman.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Karyawan Gunarso memastikan hal tersebut saat meninjau langsung Pergudangan Bulog Divre DKI Jakarta dan Banten di Jakarta pada Kamis (24/05/2018).

“Stok beras yang dimiliki Bulog saat ini adalah sebesar 1,3 juta ton. Ini sudah cukup memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan sampai Lebaran nanti, bahkan prediksi kami ini lebih dari cukup. Masyarakat tidak perlu khawatir, kami pastikan stok aman,”katanya.

Dia mengatakan, keberadaan gudang-gudang Bulog dapat menjangkau area-area perbatasan untuk memastikan keamanan stok Ramadhan dan lebaran. Saat ini tercatat perusahaan plat merah memiliki 1.600 gudang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total kapasitas mencapai 4 juta ton. Tidak hanya di wilayah perkotaan dan pedesaan, .

Sejauh ini, pengadaan Bulog dari dalam negeri hingga 23 Mei 2018 telah mencapai 800.000 ton setara beras, sedangkan realisasi impor beras telah mencapai 533.000 ton. Adapun stok beras yang dimiliki Bulog adalah sebesar 1,3 juta ton per tanggal 23 Mei.

Bulog telah menetapkan tiga strategi utama untuk menjamin ketersediaan barang dan stabilisasi harga. Pertama, menjamin ketersediaan beras di gudang-gudang yang dimiliki saat ini. Kedua, dalam stabilisasi harga, Bulog melakukan penyebaran dan distribusi beras ke lokasi konsumen yang terdekat yang dilakukan dengan memanfaatkan retailer-retailer binaan perusahaan.

“Yang menjadi penyalur utama adalah retailer-retailer atau pedagang-pedagang kami yang tersebar di 82 kabupaten kota. Selain itu kami punya Rumah Pangan Kita (RPK) yang tercatat ada 40.000 RPK , ini sangat membantu kami dalam mencapai target ataupun sasaran dalam menstabilkan harga,” ungkap Gunarso.

Gunarso menambahkan, selain beras, stok pangan pokok lainnya yang dimiliki Bulog antara lain gula pasir sebanyak 176.000 ton, daging kerbau sebanyak 4.000 ton, jagung 245 ton, tepung terigu 789 ton, dan minyak goreng sebanyak 5,3 juta liter.

“Selain itu, kami tetap melaksanakan penugasan Pemerintah dalam menyalurkan Bansos Rastra dan Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah di seluruh Indonesia”, imbuhnya.

Realisasi Penyaluran Bansos Rastra hingga 23 Mei 2018 telah mencapai 625 ribu ton atau 97,13% dari Surat Perintah Penyaluran per bulan Mei 2018. Penyaluran Cadangan Beras Pemerintah yang dilakukan oleh Bulog telah mencapai 305.000 ton.

Tag : bulog, produksi beras
Editor : Bunga Citra Arum Nursyifani

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top