Garuda Luncurkan Tiket Murah Eco Basic di 44 Rute

Garuda Indonesia, maskapai layanan penuh (full service airlines), meluncurkan kelas penumpang baru, yakni Eco Basic yang diklaim lebih rendah dibandingkan dengan harga promosi.
Rio Sandy Pradana | 24 Mei 2018 16:00 WIB
Pesawat Garuda Indonesia disambut siraman air menggunakan water cannon saat tiba di Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (8/9). Maskapai penerbangan Garuda Indonesia resmi membuka rute baru dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta ke Bandara Blimbingsari Banyuwangi. - ANTARA/Budi Candra Setya

Bisnis.com, JAKARTA – Garuda Indonesia, maskapai layanan penuh (full service airlines), meluncurkan kelas penumpang baru, yakni Eco Basic yang diklaim lebih rendah dibandingkan dengan harga promosi.

Nicodemus P. Lampe, Direktur Layanan Garuda Indonesia, mengatakan layanan tersebut masih terbatas pada rute Explore yang menggunakan pesawat ATR 72-600 maupun CRJ 1000 NextGen. Selain itu, jumlah tiket yang dijual pada kelas ini hanya sebanyak 12 seat tiap penerbangan.

"Kami ingin membuat calon penumpang mau terbang dengan Garuda karena kelas yang ini lebih murah," kata Nicodemus hari ini Kamis (24/5/2018).

Maskapai berkode emiten GIAA ini memaparkan terdapat 44 rute penerbangan yang memiliki kelas Eco Basic. Adapun, kelas tersebut sudah dapat dibeli dan beroperasi pada 28 Mei 2018.

Dalam situs resmi Garuda, Eco Basic merupakan salah satu jenis kelas ekonomi (Economy Class) bersama dengan Special Promo, Promo, Affordable, dan Flexible. Eco Basic memiliki layanan yang paling minimal di antara jenis lainnya.

Nicodemus menuturkan harga yang ditetapkan pada rute tersebut berada sedikit di atas tarif batas bawah yang diatur oleh Kementerian Perhubungan. Tarif tersebut bahkan diklaim lebih rendah dibandingkan dengan saat maskapai pelat merah ini melakukan promosi.

Pemilihan rute penerbangan yang memiliki kelas Eco Basic, lanjutnya, berdasarkan waktu terbang di bawah 2 jam, menggunakan pesawat jenis ATR 72-600 dan CRJ1000, serta terbatas pada rute Explore.

"Diharapkan bisa menambah SLF [tingkat keterisian kursi] hingga 10% setiap rute," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garuda indonesia

Editor : Sutarno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top